Monday, October 3, 2022
Home Berita Forex Yuan China Tenggelam, Kembali Terdepresiasi

Yuan China Tenggelam, Kembali Terdepresiasi

Yuan China tenggelam lebih jauh di bawah level kunci pada hari Senin setelah lebih banyak pelonggaran moneter di negara itu, sementara mata uang Asia yang lebih luas jatuh untuk mengantisipasi pertemuan Federal Reserve akhir pekan ini.

Yuan turun 0,4% ke level terendah lebih dari dua tahun di 7,0080 terhadap dolar, hari kedua dihabiskan untuk menembus level 7 yang penting secara psikologis. Penurunan terjadi meskipun ada perbaikan titik tengah yang sangat hawkish oleh bank sentral.

Bank Rakyat China memangkas suku bunga repo pada hari Senin, dan juga meningkatkan suntikan uang tunai ke dalam perekonomian karena berusaha untuk meningkatkan pertumbuhan yang sangat terganggu oleh penguncian terkait COVID.

Bank sentral sekarang berjuang untuk mencapai keseimbangan antara mendukung pertumbuhan ekonomi dan membendung kerugian lebih lanjut dalam yuan. Serangkaian perbaikan titik tengah yang kuat oleh bank menunjukkan bahwa bank tidak mau membiarkan mata uang turun lebih jauh.

Prospek China dapat meningkat dalam waktu dekat, setelah pencabutan penguncian COVID selama dua minggu di kota besar Chengdu. Namun, ekonomi memiliki jalan panjang untuk mencapai level tertinggi sebelum COVID.

Mata uang Asia yang lebih luas tenggelam pada hari Senin, sementara indeks dolar dan berjangka masing-masing naik sekitar 0,1%.

Won Korea Selatan turun 0,4%, sedangkan ringgit Malaysia adalah pemain terburuk di Asia Tenggara dengan penurunan 0,3%. Yen Jepang turun 0,2%, meskipun hari libur pasar di negara itu membuat volume perdagangan tetap tipis.

The Fed secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin bps pada hari Rabu. Pedagang juga memperkirakan kemungkinan kenaikan 100 bps, setelah data inflasi AS yang lebih panas dari perkiraan pekan lalu.

Analis ING mengatakan bahwa inflasi yang tinggi memang merupakan resiko yang cukup besar, namun apabila The Fed bisa melakukan solusi dengan lebih cepat – tidak perlu menunggu sector supply pulih kembali, maka akan ada pemulihan yang cepat kedepannya.

Hal ini selaras dengan hasil tahun lalu, dimana The Fed menilai diri sendiri kurang cepat melakukan pemotongan atau kebijakan-kebijakan covid yang bisa mendukung perekonomian menjadi lebih stabil dengan menunggu sector produksi pulih sendiri.

( inforexnews )

Most Popular

Rekomendasi Emas Mingguan 3 – 7 Oktober 2022: Bisakah Menggeser Tren Bearish?

Apa yang akan terjadi dalam dua minggu ke depan akan sangat kritikal bagi harga emas menuju kepada akhir tahun. Semua mata sedang terus memandang...

Rekomendasi Minyak Mingguan 3 – 7 Oktober 2022: Bisakah Pulih Pada Minggu Ini?

Harga minyak mentah WTI pada minggu lalu banyak digerakkan oleh naik turunnya dollar AS yang dilatar belakangi oleh masuk keluarnya arus safe – haven...

Rekomendasi EUR/USD Mingguan 3 – 7 Oktober 2022: EUR Tetap Bermasalah?

Pasangan matauang EUR/USD memulai minggu perdagangan minggu lalu dengan posisi di bawah, jatuh ke kerendahan selama 22 tahun yang baru di 0.9535, namun akhirnya...

Rekomendasi GBP/USD Mingguan 3 – 7 Oktober 2022: Nasib GBP Tergantung Kepercayaan kepada Pemerintah Baru

Minggu lalu merupakan minggu yang volatile secara gila-gilaan bagi Poundsterling Inggris setelah presentasi dari budget mini yang sangat kontroversial dari pemerintah Inggris yang baru....

Recent Comments