Monday, May 23, 2022
Home Analysis Opini UPDATE Rekomendasi GBP/USD 22 April 2022: Jatuh ke Menembus 1.2900 ke 1.2888

UPDATE Rekomendasi GBP/USD 22 April 2022: Jatuh ke Menembus 1.2900 ke 1.2888

GBP/USD mengalami tekanan bearish yang berat karena keluarnya data Retail Sales Inggris yang mengecewakan pada hari Jumat dan menyentuh level terendah sejak November 2020 di sekitar 1.2888.

Keluarnya hasil survey PMI Inggris bulan April yang bervariasi tidak membuat poundsterling Inggris mengalami pemulihan.

GBP/USD kehilangan daya tariknya setelah berhasil memperpanjang rebound ke arah 1.3100 pada hari Kamis. Komentar yang berhati-hati dari para pejabat BoE dan rilis data makro ekonomi yang mengecewakan dari Inggris membuat pasangan matauang GBP/USD berada di bawah tekanan bearish yang berat pada hari Jumat pagi dan diperdagangkan di level terendah sejak November 2020.

Pada hari Jumat, Office for National Statistics Inggris melaporkan bahwa Retail Sales Inggris turun sebanyak 1.4% pe bulan pada bulan Maret. Angka ini keluar setelah angka bulan Februari mengalami kontraksi sebesar 0.5%. Selain itu, angka ini juga jauh lebih buruk daripada yang diperkirakan pasar penurunan sebesar hanya 0.3%.

Dalam komentarnya mengenai ekonomi Inggris pada hari Kamis, Gubernur BoE Andrew Bailey mengatakan bahwa kejutan inflasi Inggris lebih banyak memiliki kesamaan dengan zona euro ketimbang dengan AS.

Sebaliknya dollar AS berhasil mengumpulkan kembali kekuatannya setelah mengalami koreksi penurunan tajam pada pertengahan minggu sehingga memaksa GBP/USD turun lebih lagi.

Dibakar oleh komentar dari kepala the Fed Jerome Powell pada acara IMF, yields obligasi benchmark 10 tahun AS naik lebih dari 1% dalam sehari, sehingga mendorong naik dollar AS. Terlebih lagi, lingkungan pasar yang enggan terhadap resikp sebagaimana yang terefleksi dalam penurunan indeks saham FTSE 100 Inggris, telah membantu dollar AS yang safe-haven mendapatkan permintaan yang baru.

“Support” terdekat menunggu di 1.2850 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2800 dan kemudian 1.2730. “Resistance” terdekat menunggu di 1.2900 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2970 dan kemudian 1.3000.

Most Popular

Harga Kedelai Naik, Karena Ekspor Mingguan Meningkat

Harga kedelai kembali naik pada penutupan pasar hari Kamis, setelah Laporan Ekspor Mingguan, dimana ekspor mingguan kedelai meningkat, hanya minyak kedelai masih turun, karena...

Rupiah Jumat Siang Rebound ke Rp14.665/USD; Bangkit dari Tekanan 5 Hari

Dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (20/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau rebound menguat setelah tertekan 5 hari, mengurangi sebagian gain sesi...

Harga Minyak Sawit Turun Setelah Presiden Jokowi Membuka Kembali Ekspor Minyak Sawit 23 Mei 2022

Harga minyak sawit turun pada penutupan pasar hari Kamis setelah Presiden Jokowi memberi pengumuman bahwa akan membuka ekspor minyak sawit dan turunannya pada hari...

Hanya Harga Gandum yang Turun, Harga Kedelai dan Jagung Masih Naik

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 19 Mei 2022 Harga biji-bijian mixed , setelah Laporan Penjualan Ekspor Mingguan pada hari...

Recent Comments