Thursday, May 19, 2022
Home Berita Kripto Ukraina Meluncurkan Museum NFT untuk Simpan Memori Perang

Ukraina Meluncurkan Museum NFT untuk Simpan Memori Perang

Kementerian Transformasi Digital di Ukraina telah memulai museum nonfungible token (NFT) online yang bertujuan untuk melestarikan timeline peristiwa besar yang dimulai dengan invasi militer Rusia ke negara tersebut.

Dalam tweet hari Jumat, menteri transformasi digital Ukraina Mykhailo Fedorov mengatakan pemerintah meluncurkan inisiatif dengan karya seni NFT yang menggambarkan momen-momen penting dari perspektif Ukraina mulai 24 Februari dan seterusnya. NFT menampilkan acara mulai pukul 5:45 waktu setempat pada hari konflik ketika Rusia mengumumkan “operasi militer khusus” di wilayah Donbas di Ukraina.

Menurut situs web museum NFT pada saat publikasi, 54 NFT momen penting dalam perang antara 24 Februari dan 26 Februari akan tersedia mulai 30 Maret, dengan hasil penjualan dalam Ether ( ETH ) digunakan “untuk mendukung tentara dan warga sipil.”

Karya seni tersebut mencakup berbagai peristiwa dan sumber berdasarkan posting Twitter dari pejabat pemerintah, foto dari outlet berita dan tanggapan dari para pemimpin dunia “disertai dengan refleksi pribadi.”

“Sementara Rusia menggunakan tank untuk menghancurkan Ukraina, kami mengandalkan teknologi blockchain revolusioner,” kata Fedorov. “[Museum NFT adalah] tempat untuk menyimpan memori perang. Dan tempat untuk merayakan identitas dan kebebasan Ukraina.”

Museum NFT dengan berani menyatakan:

“Kami tidak akan pernah membiarkan satu hari pun dari periode ini hilang dari buku besar sejarah dunia.”

Selain penggalangan dana untuk militer Ukraina, kampanye NFT tampaknya menjadi sasaran oposisi terhadap media pemerintah Rusia yang dikritik banyak orang di seluruh dunia karena menyebarkan propaganda dan informasi yang salah, terutama sehubungan dengan peristiwa di Ukraina setelah 24 Februari. salah satu tujuannya adalah untuk “menyebarkan informasi yang benar di antara komunitas digital di dunia.”

Pemerintah Ukraina mengisyaratkan proyek NFT setelah membatalkan rencana untuk airdrop token yang tidak ditentukan pada 3 Maret. Wakil menteri transformasi digital Alex Bornyakov kemudian mengatakan dalam sebuah laporan dari outlet berita Inggris The Guardian bahwa pihaknya berencana untuk merilis koleksi NFT yang akan menjadi ” seperti museum perang Rusia-Ukraina.”

Kementerian Transformasi Digital bermitra dengan anggota tim dari platform NFT Fair.xyz untuk infrastruktur blockchain proyek tersebut.

( inforexnews )

Most Popular

Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan I 2022 Menurun

Bank Indonesia merilis posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan I 2022. Posisi ULN Indonesia menurun di mana pada akhir triwulan I 2022...

Harga Kakao Turun Karena Menguatnya Indeks Dolar AS

Harga kakao pada penutupan pasar hari Rabu turun karena menguatnya indeks dolar menurunkan harga komoditas termasuk kakao. Turunnya indeks saham akan membuat investor melikuidasi...

Forex Eropa AUDUSD 19 Mei: Terangkat oleh Laporan Rekor Terendah Pengangguran Australia

Posisi Aussie dolar dalam pair AUDUSD pada perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (19/5/2022) bergerak lebih tinggi dari tekanan sesi sebelumnya dan sempat menembus...

Rupiah Kamis Siang Melemah ke Rp14.716/USD; Dollar di Asia Terkoreksi Sejenak

Dalam pergerakan pasar uang Kamis siang ini (19/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah di hari kelimanya, menguangi sebagian loss sesi paginya, sementara...

Recent Comments