Wednesday, June 16, 2021
Home Berita Ekonomi Super! Ekonomi Indonesia Mulau Bangkit dari Kubur

Super! Ekonomi Indonesia Mulau Bangkit dari Kubur

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah menilai kondisi perekonomian Indonesia memasuki fase titik balik (turning point) dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

Meski masih mengalami kontraksi, namun seluruh komponen pertumbuhan ekonomi mulai menunjukkan trend meningkat bahkan telah melewati fase kritisnya.

“Momentum perkembangan ekonomi pada triwulan III-2020 sudah menemukan turning point, untuk kembali kepada track pertumbuhan ekonomi positif.Hal ini tercermin dari terjadinya perbaikan di berbagai sektor ekonomi nasional dari kondisi kontraksi yang dalam menuju ke arah zona positif pada triwulan III-2020,” jelas Said di Jakarta, Senin (24/11).

Kendati demikian, Said mengaku perekonomian nasional pada triwulan III-2020 terhadap triwulan III-2019, masih mengalami kontraksi pertumbuhan sebesarmenjadi minus 3,49 persen (y-on-y).

“Tetapi, sudah mulai terjadi perbaikan dari triwulan sebelumnya sebesar -5,32% (y-on-y). Sedangkan terhadap triwulan sebelumnya (triwulan II 2020), sudah mengalami peningkatan sebesar 5,05 persen (q-to-q),” terangnya.

Menurutnya, seluruh komponen pertumbuhan ekonomi mulai menunjukkan trend meningkat, baik dari sisi pengeluaran maupun dari sisi lapangan usaha.

Membaiknya indikator ekonomi dari sisi lapangan usaha, menunjukkan kinerja ekonomi mulai membaik. Bahkan secara triwulan (q-to-q), seluruh lapangan usaha menunjukkan trend positif.

Demikian juga, secara tahunan (y-on-y), beberapa lapangan usaha masih mengalami pertumbuhan positif, diantaranya jasa kesehatan dan kegiatan sosial; informasi dan komunikasi; serta pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang.

“Sedangkan sektor lain, walaupun masih terjadi kontraksi, tapi sudah menunjukkan perbaikan,” imbuhnya.

Said berharap titik balik perekonomian nasional pada triwulan III-2020 harus tetap dipertahankan hingga triwulan-IV atau hingga akhir tahun 2020.

Karena itu, sisa waktu satu setengah bulan hingga akhir tahun 2020, harus bisa dioptimalkan oleh Pemerintah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Harga Karet Tocom 16 Juni 2021 Masih Tertekan, Karet SHFE Rebound

Harga karet di bursa komoditas internasional masih tertekan pada hari Rabu (16/6/2021), terkecuali perdagangan di bursa SHFE yang alami penguatan. Harga karet...

Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia Mei 2021 kembali surplus sebesar 2,36 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan surplus...

Harga Gula Turun ke Harga Terendah 2 1/2 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Selasa turun untuk ke empat hari berturut -turut sehingga harga gula di New York turun ke...

Rupiah Rabu Siang Masih Terkoreksi ke Rp14.255/USD; Dollar di Asia Flat Menjelang the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (16/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau masih melemah di hari ketiganya, stabil dari sesi...

Recent Comments