Thursday, May 19, 2022
Home Berita Kripto Rusia akan Menerima Bitcoin untuk Minyak dan Gas

Rusia akan Menerima Bitcoin untuk Minyak dan Gas

Kepala energi Federasi Rusia Pavel Zavalny telah melayangkan kemungkinan menerima Bitcoin sebagai pembayaran untuk minyak dan gasnya dari “negara-negara sahabat” seperti China dan Turki.

Dia mengatakan negara-negara itu dapat mulai membayar energi dalam Rubel Rusia, Yuan China, Lira Turki — atau bahkan Bitcoin — daripada dolar AS standar internasional.

Menurut media berita Rusia RBC , Ketua Komite Duma Negara untuk Energi Zavalny menyatakan pada konferensi pers 24 Maret bahwa ia dan perwakilan dari China dan Turki telah membahas perubahan mata uang penyelesaian pilihan untuk ekspor terbesarnya.

“Kami telah lama mengusulkan ke China untuk beralih ke penyelesaian dalam mata uang nasional rubel dan yuan. Dengan Turki, itu akan menjadi lira dan rubel. Kumpulan mata uang bisa berbeda, dan ini adalah praktik normal. Jika ada Bitcoin, kami akan memperdagangkan Bitcoin.”

Dia lebih lanjut menyatakan bahwa “negara-negara yang tidak bersahabat” dapat membayar minyak mereka dalam Rubel atau emas. Namun, tidak jelas apakah Rusia dapat mengubah ketentuan kontrak yang ada dengan negara-negara yang membayar dalam Euro atau USD.

Rusia telah mencari cara untuk menghindari sanksi ekonomi internasional yang dikenakan terhadapnya karena menginvasi Ukraina. Bank Rusia telah dihapus dari sistem SWIFT untuk mencegah mereka menyelesaikan pembayaran lintas batas, dan sebagian besar bisnis telah dilarang berurusan dengan Rusia, kecuali untuk perdagangan minyak dan gas.

Energi adalah satu-satunya komoditas terpenting yang diekspor Rusia — dan merupakan sumber energi utama di Eropa dan negara-negara lain yang sulit mereka ganti. Menurut Reuters , perdagangan minyak dan gas memberikan pendapatan $ 119 miliar untuk Rusia pada tahun 2021.

Termasuk listrik, minyak tanah, batu bara, dan gas alam, perdagangan energi menyumbang 53,8% dari total ekspor Rusia senilai $388,4 miliar pada tahun 2021 menurut Russia Briefing.

Pasar kripto tampaknya bereaksi positif terhadap berita tentang kasus penggunaan internasional yang diperluas untuk BTC. Bitcoin naik 2,5% selama satu hari terakhir dan sekarang mendekati perdagangan tertinggi 30 hari di $43.917 menurut CoinGecko.

CEO Larry Fink dari Blackrock, manajer aset terbesar di dunia, mungkin melihat prediksinya tentang sistem pembayaran digital baru yang akan membuahkan hasil di depan matanya.

Fink menulis dalam surat 24 Maret kepada pemegang saham bahwa ketidakstabilan politik global dapat membuka jalan bagi negara-negara untuk mengadopsi mata uang digital sebagai alat penyelesaian internasional.

( inforexnews )

Most Popular

Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan I 2022 Menurun

Bank Indonesia merilis posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan I 2022. Posisi ULN Indonesia menurun di mana pada akhir triwulan I 2022...

Harga Kakao Turun Karena Menguatnya Indeks Dolar AS

Harga kakao pada penutupan pasar hari Rabu turun karena menguatnya indeks dolar menurunkan harga komoditas termasuk kakao. Turunnya indeks saham akan membuat investor melikuidasi...

Forex Eropa AUDUSD 19 Mei: Terangkat oleh Laporan Rekor Terendah Pengangguran Australia

Posisi Aussie dolar dalam pair AUDUSD pada perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (19/5/2022) bergerak lebih tinggi dari tekanan sesi sebelumnya dan sempat menembus...

Rupiah Kamis Siang Melemah ke Rp14.716/USD; Dollar di Asia Terkoreksi Sejenak

Dalam pergerakan pasar uang Kamis siang ini (19/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah di hari kelimanya, menguangi sebagian loss sesi paginya, sementara...

Recent Comments