Sunday, September 25, 2022
Home Berita Komoditas Rekomendasi Minyak 9 September 2022: Naik di Tengah Tekanan Turun

Rekomendasi Minyak 9 September 2022: Naik di Tengah Tekanan Turun

Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada awal jam perdagangan sesi AS hari Kamis berhasil naik dan diperdagangkan di sekitar $83.28 per barel, meskipun masih terus berada dalam tekanan turun.

Kenaikan harga minyak mentah WTI disebabkan oleh karena sentimen pasar yang positip terhadap resiko. Pasar saham global kebanyakan menguat dalam perdagangan semalam menyusul keuntungan yang besar yang terjadi pada pasar saham AS hari Rabu. Indeks saham  AS mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai.

Meskipun demikian harga minyak mentah tetap berada di bawah tekanan bearish yang kuat. Saat ini keprihatinan akan pertumbuhan ekonomi global masih tetap menjadi penggerak harga minyak mentah. Para bank sentral sedang melakukan pengetatan kebijakan moneter dengan terus menaikkan tingkat suku bunga. Hal ini membangkitkan ketakutan akan terjadinya resesi global yang akan menurunkan permintaan akan minyak mentah sehingga terus menekan harga minyak mentah turun.

Beberapa anggota FOMC the Fed berbicara mengenai perlunya melanjutkan kebijakan pengetatan. Wakil ketua the Fed Lael Brainard mengatakan bahwa tingkat bunga akan harus tetap tinggi untuk suatu jangka waktu lamanya.

Para traders juga mengamati lockdown karena Covid di Cina sebagai ancaman terhadap turunnya permintaan minyak mentah. Kota megacity Cina, Chengdu, yang merupakan ibukota dari provinsi Sichuan semula diskedulkan untuk mengangkat lockdown pada hari Rabu, namun para pembuat kebijakan malah memperpanjang lockdown tanpa memberikan tanggal selesainya secara tentatif sekalipun. Langkah-langkah restriksi diberlakukan di banyak kota besar di Cina. Diperkirakan ada sekitar 300 juta orang yang kena restriksi dalam berbagai bentuk.

Support & Resistance

Support” terdekat menunggu di $82.30 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $82.00 dan kemudian $81.80. “Resistance” yang terdekat menunggu di $83.70 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $84.05 dan kemudian $84.81.

( vibiznews )

Most Popular

Rupiah Jumat Ditutup Melemah ke Rp15.037/USD; Dollar di Eropa Perkasa 2 Dekade Lebih Tertingginya

Dalam pergerakan pasar uang akhir pekan Jumat sore ini (23/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau ditutup melemah di hari keenamnya, menambah sedikit loss...

Harga Gula Naik Ke Tertinggi 1 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Kamis naik. Harga gula di New York naik tertinggi 1 minggu. Naiknya harga minyak mentah pada hari Kamis...

Harga Kedelai Turun, Indeks Dolar AS Menguat

Harga kedelai pada hari Kamis turun karena menguatnya indeks dolar AS. Penjualan pada minggu lalu turun karena harga kedelai dari luar AS lebih murah.  Menguatnya...

Stabilitas Nilai Tukar Rupiah Tetap Terjaga Di Tengah Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

Saat menyampaikan keputusan Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan BI7DRR, Gubernur BI menyampaikan juga beberapa hal penting. Stabilitas nilai tukar Rupiah tetap...

Recent Comments