Sunday, September 25, 2022
Home Berita Komoditas Rekomendasi Minyak 22 Juli 2022: Tidak Bisa Bertahan Lebih Lama Lagi

Rekomendasi Minyak 22 Juli 2022: Tidak Bisa Bertahan Lebih Lama Lagi

Setelah naik pada hari Senin dan berhasil bertahan pada hari Selasa dan Rabu dengan diperdagangkan mengarah ke $100 di sekitar $99.79 per barel, harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada hari Kamis tidak bisa  bertahan lebih lama lagi dan diperdagangkan turun mengarah ke $96 di sekitar $96.53 per barel.

Harga minyak mentah terus menghadapi resistance psikologis yang kuat di $100.00 yang tidak berhasil ditembus sampai hari Kamis. Kelihatannya para investor sudah mulai dikuasai oleh ketakutan resesi lebih daripada kekuatiran akan supply, dengan para bank sentral Barat sedang bergerak untuk menaikkan tingkat suku bunga. Dengan tekanan kenaikan harga kelihatannya belum memberikan signal kelelahan yang berarti, maka ke depannya masih akan ada lebih banyak lagi langkah kebijakan pengetatan.

Ketakutan akan resesi kembali muncul dengan perusahaan-perusahaan AS memberikan signal tidak ada lowongan karena turunnya permintaan. Mempertimbangkan akan turunnya permintaan karena langkah kebijakan pengetatan moneter yang dilakukan oleh Federal Reserve AS dan bank-bank sentral lainnya, Google mengumumkan penghentian rekrutmen selama dua minggu, sementara Ford mengumumkan rencana untuk memangkas sekitar 8000 pekerjaan.

Tekanan kenaikan harga masih jauh dari bisa dikontrol meskipun telah dinaikkannya tingkat bunga dalam jumlah yang besar oleh bank sentral – bank sentral. Katalisator yang memberikan kuasa kepada bank sentral untuk menerapkan kebijakan pengetatan tanpa ragu – ragu adalah masih ketatnya pasar tenaga kerja. Sekarang, dengan ekspektasi turunnya jumlah rekrutmen pada kuartal – kuartal yang akan datang oleh Google, hal ini bisa memberikan tekanan terhadap para bank sentral untuk melonggarkan pengetatan. Sementara itu, dampak dari tingginya inflasi masih tetap mencengkram ekonomi sehingga situasi resesi bisa terjadi.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di $96.31 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $96.00 dan kemudian $95.51. “Resistance” yang terdekat menunggu di $96.90 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $97.27 dan kemudian $97.86.

( vibiznews )

Most Popular

Rupiah Jumat Ditutup Melemah ke Rp15.037/USD; Dollar di Eropa Perkasa 2 Dekade Lebih Tertingginya

Dalam pergerakan pasar uang akhir pekan Jumat sore ini (23/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau ditutup melemah di hari keenamnya, menambah sedikit loss...

Harga Gula Naik Ke Tertinggi 1 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Kamis naik. Harga gula di New York naik tertinggi 1 minggu. Naiknya harga minyak mentah pada hari Kamis...

Harga Kedelai Turun, Indeks Dolar AS Menguat

Harga kedelai pada hari Kamis turun karena menguatnya indeks dolar AS. Penjualan pada minggu lalu turun karena harga kedelai dari luar AS lebih murah.  Menguatnya...

Stabilitas Nilai Tukar Rupiah Tetap Terjaga Di Tengah Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

Saat menyampaikan keputusan Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan BI7DRR, Gubernur BI menyampaikan juga beberapa hal penting. Stabilitas nilai tukar Rupiah tetap...

Recent Comments