Sunday, September 25, 2022
Home Berita Komoditas Rekomendasi Minyak 20 September 2022: Berhasil Bertahan di Tengah Kuatnya USD

Rekomendasi Minyak 20 September 2022: Berhasil Bertahan di Tengah Kuatnya USD

Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada awal jam perdagangan sesi AS hari Senin naik dan diperdagangkan di sekitar $84.95 per barel.

Harga minyak mentah WTI sempat turun ke $81.71 di tengah sentimen “risk-off” yang mendominasi pasar pada paruh pertama perdagangan di minggu yang baru. Namun pada paruh ke dua perdagangan, harga minyak mentah WTI berbalik naik sampai diperdagangkan di sekitar $84.95 per barel karena dollar AS berkurang kekuatannya di tengah pulihnya saham – saham AS.

Pada paruh pertama jam perdagangan, keengganan terhadap resiko mendominasi pasar, memulai minggu perdagangan yang baru. Keprihatinan akan berbaliknya ekonomi global, turun lebih dalam dan kebijakan zero-covid-nya Cina telah membuat permintaan akan minyak mentah tertekan dan menyeret harga minyak mentah ke kerendahan satu minggu lebih.

Selain itu, ekspektasi the Fed yang hawkish telah memunculkan pembelian terhadap dollar AS yang baru yang memberikan tekanan turun terhadap harga minyak mentah WTI.

Ekspektasi kenaikan tingkat bunga sebesar 75 bps dan kemudian kenaikan 75 bps berikutnya pada bulan November membebani harga minyak mentah dengan sangat berat, sementara dollar AS dan yields treasury AS terus memanjat naik.

Team riset dari salah satu bank investasi mengatakan ada kemungkinan the Fed menaikkan tingkat bunga sampai 100 bps. Namun kemungkinan besar para pembuat kebijakan di Federal Reserve AS akan berpegang kepada kenaikan tingkat bunga sebesar 75 bps.

Sentimen pasar tetap rentan di tengah kekuatiran bahwa cepatnya kenaikan tingkat bunga akan membawa kepada pembalikan ekonomi global yang lebih dalam. Ditambah lagi memburuknya hubungan AS – Cina membuat luntur minat dari investor terhadap yang dipandang sebagai Assets Beresiko. Terbukti dari melemahnya pasar saham.

Support & Resistance

Support” terdekat menunggu di $84.50 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $83.99 dan kemudian $83.28. “Resistance” yang terdekat menunggu di $85.36 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $86.33 dan kemudian $87.00.

( vibiznews )

Most Popular

Rupiah Jumat Ditutup Melemah ke Rp15.037/USD; Dollar di Eropa Perkasa 2 Dekade Lebih Tertingginya

Dalam pergerakan pasar uang akhir pekan Jumat sore ini (23/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau ditutup melemah di hari keenamnya, menambah sedikit loss...

Harga Gula Naik Ke Tertinggi 1 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Kamis naik. Harga gula di New York naik tertinggi 1 minggu. Naiknya harga minyak mentah pada hari Kamis...

Harga Kedelai Turun, Indeks Dolar AS Menguat

Harga kedelai pada hari Kamis turun karena menguatnya indeks dolar AS. Penjualan pada minggu lalu turun karena harga kedelai dari luar AS lebih murah.  Menguatnya...

Stabilitas Nilai Tukar Rupiah Tetap Terjaga Di Tengah Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

Saat menyampaikan keputusan Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan BI7DRR, Gubernur BI menyampaikan juga beberapa hal penting. Stabilitas nilai tukar Rupiah tetap...

Recent Comments