Monday, August 8, 2022
Home Berita Komoditas Rekomendasi Minyak 19 Mei 2022: Berbalik Turun karena Sentimen Pasar Memburuk

Rekomendasi Minyak 19 Mei 2022: Berbalik Turun karena Sentimen Pasar Memburuk

Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada hari Rabu sempat bertahan di sekitar $110.85 per barel di tengah berkurangnya inventori minyak strategis AS dan ketakutan akan embargo minyak Rusia oleh Uni Eropa. Namun pada jam perdagangan selanjutnya harga minyak mentah WTI tidak kuat lagi bertahan dan tertekan turun ke $107.20.

Kekuatan dari harga minyak mentah WTI didukung oleh berkurangnya inventori minyak mentah di dalam Strategic Petroleum Reserve (SPR) AS. SPR AS telah turun ke 538 juta barel, terendah sejak 1987. Sebelumnya Presiden AS Joe Biden mengumumkan rilis minyak mentah tertinggi dari SPR AS untuk mengurangi kekuatiran supply minyak mentah.

Sementara itu supply minyak dari Moskow telah turun sebanyak 9% menurut berita dari Hellenic Shipping. Output minyak mentah Rusia dilaporkan berada pada 9.16 juta barel per hari pada bulan April, deviasi sebanyak 860.000 barel per hari. Hal ini meningkatkan keprihatinan atas isu supply yang sudah ketat di pasar minyak mentah.

Pada hari Rabu, Uni Eropa membukakan rencana sebesar 210 miliar euro untuk mengakhiri ketergantungan mereka terhadap minyak mentah dari Rusia pada tahun 2027. Hal ini telah menaikkan kekuatiran akan supply minyak mentah yang membuat momentum bullish tetap utuh.

Namun, sentimen pasar yang enggan terhadap resiko dan naiknya yields obligasi AS telah membantu dollar AS mengalami kenaikan pada pertengahan minggu dan menyebabkan harga minyak mentah WTI berbalik turun.

Para trader dan investor tetap tentative pada pertengahan minggu karena laporan yang baru bahwa Covid – 19 tetap terus menyebar di Cina setelah sebelumnya pada awal minggu ini ada laporan yang mengatakan bahwa pemerintah Cina telah melonggarkan lockdown.

Selain itu, aksi ambil untung setelah harga minyak mentah WTI mengalami kenaikan di atas $110 ikut membuat harga minyak WTI semakin turun.

“Support” terdekat menunggu di $106.50 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $105.73 dan kemudian $104.50. “Resistance” yang terdekat menunggu di $109.46 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $110.55 dan kemudian $111.56.

( vibiznews )

Most Popular

Harga Jagung Naik Sedikit Di akhir Minggu

Harga jagung di akhir minggu naik sedikit. Kenaikan tertahan karena sudah dikirim 3 kapal berikut berisi jagung dan kapal pertama sudah kembali.   Perhatian masih...

Review Minggu-I- Agustus Kopi, Gula, Kakao

Review Pasar Minggu Pertama Agustus  Harga kopi, gula, kakao beragam .   Indeks dolar AS menguat ke tertinggi 1 minggu, membuat harga komoditi turun.    Harga kopi ...

GOLD : Analisa Teknikal Harian 8 Agustus 2022

Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada dalam sebuah pola yang cukup menarik. Simak XAUUSD...

Bitcoin (BTC) : Analisa Teknikal Harian 8 Agustus 2022

Hari ini, Bitcoin (BTC) memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang menarik. Simak Bitcoin dalam Weekly chart berikut: Dilihat...

Recent Comments