Sunday, September 25, 2022
Home Berita Komoditas Rekomendasi Minyak 12 Agustus 2022: Melanjutkan Kenaikan Setelah Keluar Laporan IEA

Rekomendasi Minyak 12 Agustus 2022: Melanjutkan Kenaikan Setelah Keluar Laporan IEA

Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada awal perdagangan hari Kamis berhasil melanjutkan kenaikannya ke $93.83 per barel.

Setelah pada hari Rabu berhasil naik menembus level psikologis di $90.00 per barel akibat keluarnya data inflasi AS bulan Juli yang memicu aksi jual dollar AS, minyak mentah WTI berhasil mempertahankan momentum bullish-nya dan melanjutkan kenaikannya menembus ke atas $93.00.

Setelah terus berjuang bertahan di sekitar $90.85 pada jam perdagangan sesi Asia dan Eropa, harga minyak mentah WTI mendapatkan dorongan naik lebih tinggi pada jam perdagangan sesi AS setelah keluarnya laporan dari International Energy Agency (IEA).

Di dalam laporan bulanannya yang dipublikasikan pada hari Kamis, IEA mengatakan bahwa mereka memperkirakan permintaan minyak global akan meningkat sebanyak 2.1 juta barel per hari pada 2023 melebihi level sebelum Covid di 101.8 juta bps.

Berita dari laporan IEA ini segera mendorong naik harga minyak mentah WTI menembus $93.00 per barel.

Selain itu di dalam laporan IEA dikatakan bahwa ekspor minyak mentah Rusia jatuh sebesar 115.000 bpd pada bulan Juli menjadi 7,4 juta barel dari sebelumnya 8 juta barel pada permulaan tahun ini.

Penurunan dari supply minyak mentah Rusia ini lebih terbatas daripada yang diperkirakan sebelumnya. Sementara inventori minyak global turun sebanyak 5 juta barel pada bulan Juni.

Kenaikan harga minyak mentah WTI ditopang juga dengan melemahnya USD setelah keluarnya angka inflasi yang lain dari AS, Producer Price Index (PPI) bulan Juli.

Producer Price Index bulan Juli turun 0,5% dibandingkan dengan laporan PPI bulan Juni kenaikan sebesar 1.1% dari bulan Mei, dan dibandingkan dengan yang diperkirakan kenaikan sebesar 0.2% pada bulan Juni.

Support & Resistance

Support” terdekat menunggu di $93.20 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $92.58 dan kemudian $91.53. “Resistance” yang terdekat menunggu di $94.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $94.68 dan kemudian $95.73.

( vibiznews )

Most Popular

Rupiah Jumat Ditutup Melemah ke Rp15.037/USD; Dollar di Eropa Perkasa 2 Dekade Lebih Tertingginya

Dalam pergerakan pasar uang akhir pekan Jumat sore ini (23/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau ditutup melemah di hari keenamnya, menambah sedikit loss...

Harga Gula Naik Ke Tertinggi 1 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Kamis naik. Harga gula di New York naik tertinggi 1 minggu. Naiknya harga minyak mentah pada hari Kamis...

Harga Kedelai Turun, Indeks Dolar AS Menguat

Harga kedelai pada hari Kamis turun karena menguatnya indeks dolar AS. Penjualan pada minggu lalu turun karena harga kedelai dari luar AS lebih murah.  Menguatnya...

Stabilitas Nilai Tukar Rupiah Tetap Terjaga Di Tengah Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

Saat menyampaikan keputusan Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan BI7DRR, Gubernur BI menyampaikan juga beberapa hal penting. Stabilitas nilai tukar Rupiah tetap...

Recent Comments