Friday, January 28, 2022
Home Berita Komoditas Rekomendasi Mingguan Emas 20 – 24 Desember 2021: Perangkap Bullish?

Rekomendasi Mingguan Emas 20 – 24 Desember 2021: Perangkap Bullish?

Setelah bergerak sideways di sekitar $1,780, harga emas tertekan turun ke kerendahan beberapa bulan di $1,752 sebelum pertemuan FOMC the Fed.

Namun setelah FOMC, harga emas berbalik naik kembali ke sekitar $1,793, setelah diadakannya konferensi pers oleh kepala Federal Reserve Jerome Powell yang dipandang tidak se – hawkish seperti yang dibayangkan pada waktu “statement” FOMC baru saja dikeluarkan dimana the Fed memutuskan untuk meningkatkan kecepatan tapering sebanyak dua kali lipat.

Mengakhiri minggu lalu, harga emas sempat memperpanjang kenaikannya ke $1,807 dengan sentimen pasar berbalik dari “risk-on” ke “risk-off” dan bank sentral – bank sentral meningkatkan keprihatinannya mengenai inflasi, sebelum akhirnya terkoreksi normal ditengah menguatnya kembali dollar AS, turun ke bawah $1,800 di $1,797 per troy ons.

Pasar emas telah merespon dengan sangat baik terhadap sikap Federal Reserve AS yang lebih agresif dalam melakukan pengetatan kebijakan moneter, naik sekitar $40 sejak hari Rabu minggu lalu. Kenaikan harga emas terjadi ditengah the Fed mempercepat skedul taperingnya dan berencana melakukan tiga kali kenaikan tingkat bunga pada tahun 2022, disebabkan oleh karena kebanyakan telah dimasukkan dalam perhitungan harga sebelumnya.

Setelah emas menembus $1,800 per ons pada minggu lalu, signal penting berikutnya adalah apakah yang emas akan lakukan pada level resistance yang kuat ini?

Lingkungan yang menuju kepada keputusan FOMC the Fed sebenarnya sulit bagi emas. Emas memerlukan Wall Street searah, sejauh mana dalam jangkat pendek, terpengaruh dengan pengetatan kebijakan.

Sekarang pasar bisa bergerak ke lingkungan yang lebih safe-haven, dengan banyak orang yang tidak yakin the Fed bisa melakukan tiga kali kenaikan tingkat bunga pada tahun depan.

Ada rasa skeptis apakah the Fed akan bisa melaksanakan apa yang diputuskan di dalam pertemuan FOMC yang baru lalu. Kenaikan tingkat bunga sampai tiga kali dipandang sebagai tidak mungkin. Itu adalah situasi yang sangat ideal bagi the Fed yang tidak mungkin bisa dicapai. Dengan ini emas berkesempatan untuk naik lebih tinggi lagi karena ada sebagian resistensi di pasar terhadap kenaikan tingkat bunga sebanyak tiga kali berturut-turut pada tahun depan.

Pasar juga masih berhati-hati dengan terus menyebarnya varian – varian baru Covid -19. Banyak resiko pada tahun depan yang membuat the Fed bisa mengurangi ke hawkishannya dan memiliki alasan yang terlegitimasi untuk mengatakan bahwa mereka akan tetap mempertahankan stimulus atau tidak akan menaikkan tingkat bunga. Jadi dengan kemungkinan ini maka harga emas bisa naik.

Jika dilihat kurva Treasury, secara jangka panjang, tidak terjadi rally, yields tidak naik. Dan pertumbuhan ekonomi kembali ke sekitar 2% dengan masih ada beberapa resiko di dalamnya. Semua ini mendukung naik harga emas.

Sisa dari tahun ini tetap sulit. Resiko terhadap outlook akan menarik arus masuk ke emas karena orang akan menginginkan proteksi. Setiap ada tanda-tanda tidak seimbangnya pemulihan ekonomi atau penundaan siklus pengetatan akan mendukung emas.

Dengan kita berada pada akhir dari bulan ini, akhir dari kuartal ini, dan akhir dari tahun ini, emas bisa saja diperdagangkan turun di bawah $1,800 karena volume perdagangan yang tipis.

Di AS, Federal Reserve AS telah meninggalkan pesan yang jelas. Sekarang data ekonomi yang akan kembali menggerakkan pasar. Angka GDP final AS untuk kuartal ketiga kemungkinan akan mengkonfirmasi pertumbuhan yang relatif rendah, hanya 2.1% sebelum akan menjadi lebih kuat mengakhiri tahun ini.

Data Durable Goods Sales untuk bulan November kemungkinan akan bisa lebih memberikan dampak. Apakah investasi masih bertumbuh dengan kecepatan yang cepat? Angka nondefense ex-air, inti dari inti, sangat penting. Personal Income, Personal Spending, New Home Sales, dan weekly jobless claims juga menarik perhatian. Diperkirakan angka-angka yang akan keluar bisa menggembirakan.

“Support” terdekat menunggu di $1,785 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,776 dan kemudian $1,762

“Resistance” terdekat menunggu di $1,816 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,825 dan kemudian $1,835.

( vibiznews )

Most Popular

Rekomendasi Emas 28 Januari 2022: Meneruskan Penurunan dengan Bagusnya Data Ekonomi AS

Harga emas terus turun pada awal perdagangan sesi AS hari Kamis ditengah munculnya hasil pertemuan FOMC dari the Fed yang lebih hawkish...

Rekomendasi GBP/USD 28 Januari 2022: Terus Dalam Tekanan Bearish Karena Naiknya USD

GBP/USD terus berada dalam tekanan bearish pada hari Kamis dan diperdagangkan di level 1.3385 setelah munculnya data ekonomi AS yang umumnya bagus....

Rekomendasi EUR/USD 28 Januari 2022: Memperpanjang Penuruanan karena Bagusnya Data AS

EUR/USD terus turun pada awal perdagangan sesi AS dan diperdagangkan di level terendahnya sejak Juni 2020 di sekitar 1.1153, karena data ekonomi...

Rupiah Kamis Ditutup Melemah ke Rp14.386/USD; Dollar di Eropa Rally 4 Hari, Rilis the Fed Hawkish

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (27/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, menambah sedikit loss sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments