Tuesday, July 5, 2022
Home Analysis Opini Rekomendasi EUR/USD Mingguan 4 – 8 April 2022: Akan Berbalik Turun?

Rekomendasi EUR/USD Mingguan 4 – 8 April 2022: Akan Berbalik Turun?

Harapan akan gencatan senjata dan perdamaian di dalam perang Rusia versus Ukraina dan naiknya inflasi di zona Euro telah membuat EUR/USD terus dibeli pada minggu lalu. Apakah tren naik ini akan bisa berlanjut pada minggu ini atau malah sebaliknya dimulai tren turun?

Memasuki minggu yang baru pada minggu lalu dengan terkoreksi ke 1.1011, pada hari pertama EUR/USD mengalami tekanan bearish yang baru dan turun ke level terendah dalam hampir dua minggu di 1.0950 karena menguatnya dolar AS dengan pasar mengantisipasi the Fed yang lebih agresif.

Komentar yang hawkish dari para pembuat kebijakan the Fed sudah meningkatkan kepastian the Fed akan menaikkan tingkat suku bunga sebesar 50 basis poin pada bulan depan yang menekankan bertolak belakangnya kebijakan moneter dari ke dua bank sentral ini yang menguntungkan dollar AS dan menekan turun EUR/USD.

Namun pada hari selanjutnya EUR/USD berhasil bangkit dengan membaiknya sentimen di pasar karena harapan akan segera terjadinya gencatan senjata dalam perang Rusia – Ukraina yang membawa arus positip terhadap resiko dan mendorong turun USD. Lingkungan pasar yang positip terhadap resiko karena berita – berita yang positip mengenai Ukraina membuat dollar AS kesulitan mendapatkan permintaan.

EUR/USD berhasil mengumpulkan momentum bullish, dan naik ke atas 1.1150 di sekitar 1.1155 pada hari Rabu.

Keluarnya data ekonomi AS yang bervariasi dengan angka ADP employment muncul dengan bagus namun angka perkiraan GDP kuartal ke empat direvisi turun, menambah tekanan turun terhadap dollar AS.

Namun EUR/USD berbalik turun tajam pada hari Kamis ke sekitar 1.1064, setelah muncul sentimen risk-off di tengah jatuhnya saham-saham global dan naiknya tingkat pengangguran Uni Eropa dan menguatnya dollar AS.

Pada hari Jumat EUR/USD masih tertekan, diperdagangkan di bawah 1.1050 di 1.1048 dengan  munculnya berita terbaru mengenai konflik Rusia – Ukraina menunjukkan bahwa ke dua belah pihak tidaklah sedekat di dalam menemukan solusi diplomatik seperti yang dikomentarkan oleh para pejabat yang berunding pada hari Selasa.

Ketidak pastian akan konflik Rusia – Ukraina kembali muncul dengan pembicaraan damai hanya mengalami sedikit kemajuan sehingga menekan matauang bersama Eropa yang sensitif terhadap resiko. Rusia juga memaksa Uni Eropa untuk membayar dalam rubel atau mereka akan memutus supply gas ke Eropa. Kondisi ini menambah keengganan terhadap resiko.

Pada hari Jumat, AS mengeluarkan laporan pekerjaan bulan Maret yang semakin menguatkan dollar AS menghadapi para rival utamanya.  Bureau of Labor Statistics AS melaporkan bahwa Nonfarm Payrolls AS pada bulan Maret bertambah sebanyak 431.000. Meskipun angka ini lebih rendah dari yang diperkirakan sebesar 490.000, angka bulan Februari direvisi naik menjadi 750.000 dari sebelumnya 678.000.

Selain itu yields obligasi treasury AS terus naik dengan Average Hourly Earnings naik ke 5.6% dari sebelumnya 5.2% per tahun. Naiknya Average Hourly Earnings ini meningkatkan kepastian the Fed akan menaikkan tingkat bunga sebesar 50 basis poin pada bulan depan sehingga menambah kekuatan terhadap dollar AS yang menekan EUR/USD turun.

Sementara itu dari Eropa, pada hari Jumat minggu lalu, Eurostat mengumumkan bahwa inflasi di zona euro sebagaimana dengan yang diukur oleh Harmonised Index of Consumer Prices (HICP), melompat ke 7.5% per tahun di bulan Maret dari sebelumnya 5.9% di bulan Februari. Selain itu angka ini juga jauh di atas dari yang diperkirakan oleh pasar sebesar 6.6%. Core HICP naik 3% pada periode yang sama, dibandingkan dengan yang diperkirakan sebesar 3.1%. Dengan data-data makro ekonomi ini, matauang bersama Eropa harus berjuang untuk mendapatkan permintaan.

Minggu ini dari Eropa pada hari Senin akan dikeluarkan data Producer Price Index (PPI) bulan Februari yang diperkirakan akan meningkat dari 1.5 pada bulan Januari, menjadi 5.2.

Selanjutnya pada hari Selasa akan dipublikasikan Retail Sales bulan Feb yang diperkirakan akan turun dari sebelumnya di 0.7 pada bulan Januari, turun menjadi 0.2.

Sementara itu dari AS, pada minggu ini, pasar akan memperhatikan angka employment yang akan keluar pada hari Jumat untuk memastikan bahwa kenaikan tingkat bunga sebesar 50 basis poin di bulan Mei benar-benar ada di meja perundingan. Saat ini CME FedWatch Tool memperhitungkan probabilita 71% hal ini akan terjadi.

Sebelumnya, pasar akan digerakkan oleh sentimen sekitar ekspektasi kenaikan tingkat bunga oleh the Fed menjelang dirilisnya risalah pertemuan FOMC bulan Maret. Risalah ini diharapkan akan menunjukkan rincian dari rencana the Fed untuk menciutkan neracanya. Meskipun defisit perdagangan menyempit secara nilai nominal di bulan Februari, di dalam kenyataannya, malah melebar secara luas.

Pada hari Selasa pasar akan memperhatikan PMI non-manufaktur dari ISM. Pada hari Kamis akan keluar data ekonomi Jobless Claims AS mingguan.

Berita – berita terbaru tentang Ukraina akan juga diikuti dengan seksama oleh pasar karena akan memberikan dampak yang signifikan terhadap persepsi pasar mengenai resiko.

“Support” terdekat menunggu di 1.1040  yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1020 dan kemudian 1.1000. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1080 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1100 dan kemudian 1.1160.

( vibiznews )

Most Popular

Rekomendasi Emas 5 Juli 2022: Turun karena kekuatiran akan kenaikan tingkat bunga the Fed

Harga emas diperdagangkan turun pada awal perdagangan sesi AS hari Senin. Harga emas tertekan oleh sentimen pasar yang positip terhadap resiko dan ditambah lagi...

Rekomendasi Minyak 5 Juli 2022: Berhasil Naik ke $108.00

Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada hari Senin berhasil naik dan diperdagangkan di sekitar $108.75 di...

Rekomendasi EUR/USD 5 Juli 2022: Bertahan di 1.0430 Meskipun Data Eropa Mengecewakan

EUR/USD diperdagangkan pada teritori positip di sekitar 1.0430 meskipun data ekonomi yang dirilis mengecewakan. Inflasi Produsen bulan Mei di area euro naik dengan kecepatan...

Rekomendasi GBP/USD 5 Juli 2022: Bertahan di Atas 1.2100 karena Sentimen Pasar Membaik

GBP/USD bertahan di atas 1.2100 di sekitar 1.2114 pada hari Senin dengan dollar AS harus berjuang untuk mendapatkan permintaannya di tengah lingkungan pasar yang...

Recent Comments