Sunday, September 25, 2022
Home Berita Komoditas Rekomendasi Emas 9 September 2022: Turun karena Komentar Powell yang Hawkish

Rekomendasi Emas 9 September 2022: Turun karena Komentar Powell yang Hawkish

Harga emas sempat menguat pada awal perdagangan sesi AS hari Kamis, didukung oleh jatuhnya indeks dollar AS dari ketinggian selama 20 tahun yang dicapai pada hari Rabu. Turunnya yields obligasi treasury AS pada dua sesi perdagangan yang terakhir juga mendukung pasar emas. Selain itu terlihat juga aksi “short-covering” di pasar berjangka emas.

Namun pada pertengahan perdagangan sesi AS hari Kamis harga emas berbalik melemah , tertekan oleh komentar dari ketua Federal Reserve AS Jerome Powell yang sekali lagi cenderung hawkish dalam hal kebijakan moneter AS. Komentar Powell mendorong naik indeks dollar AS dan yields treasury AS yang sebelum pidato dari Powell sempat melemah.

Emas berjangka kontrak bulan Oktober turun $8.50 ke $1,709.40 per troy ons. Sementara perak berjangka Comex bulan Desember naik $0.37 ke $18.63 per ons.

Pasar saham global kebanyakan menguat dalam perdagangan semalam menyusul keuntungan yang besar yang terjadi pada pasar saham AS hari Rabu. Indeks saham  AS mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai.

Hal yang menyolok di pasar pada minggu ini adalah kejatuhan besar harga minyak mentah di tengah keprihatinan akan resesi ekonomi global dengan kebanyakan bank sentral sedang memperketat kebijakan moneter mereka.

Beige Book dari Federal Reserve yang dikeluarkan pada hari Rabu malam, menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS yang melemah. Hal kunci di luar pasar emas adalah masih rendahnya harga minyak mentah Nymex yang diperdagangkan di sekitar $83.00 per barel setelah sempat turun menyentuh kerendahan delapan bulan dalam perdagangan semalam. Indeks dollar AS berbalik menguat setelah turun sebagai suatu koreksi normal dari kenaikan yang menyentuh ketinggian selama 20 tahun pada hari Rabu.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di $1,704 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,696 dan kemudian $1,686.

“Resistance” terdekat menunggu di $1,729 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,740 dan kemudian $1,769.

( vibiznews )

Most Popular

Rupiah Jumat Ditutup Melemah ke Rp15.037/USD; Dollar di Eropa Perkasa 2 Dekade Lebih Tertingginya

Dalam pergerakan pasar uang akhir pekan Jumat sore ini (23/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau ditutup melemah di hari keenamnya, menambah sedikit loss...

Harga Gula Naik Ke Tertinggi 1 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Kamis naik. Harga gula di New York naik tertinggi 1 minggu. Naiknya harga minyak mentah pada hari Kamis...

Harga Kedelai Turun, Indeks Dolar AS Menguat

Harga kedelai pada hari Kamis turun karena menguatnya indeks dolar AS. Penjualan pada minggu lalu turun karena harga kedelai dari luar AS lebih murah.  Menguatnya...

Stabilitas Nilai Tukar Rupiah Tetap Terjaga Di Tengah Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

Saat menyampaikan keputusan Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan BI7DRR, Gubernur BI menyampaikan juga beberapa hal penting. Stabilitas nilai tukar Rupiah tetap...

Recent Comments