Sunday, September 25, 2022
Home Berita Komoditas Rekomendasi Emas 14 September 2022: Turun Tajam karena Data Inflasi AS Memanas

Rekomendasi Emas 14 September 2022: Turun Tajam karena Data Inflasi AS Memanas

Harga emas turun tajam pada awal perdagangan sesi AS hari Selasa setelah munculnya laporan inflasi AS yang secara mengejutkan lebih panas daripada yang diperkirakan yang meningkatkan pandangan bahwa Federal Reserve AS akan tetap mempertahankan sikap pengetatan kebijaksanaan moneter yang agresif.

Emas berjangka kontrak bulan Oktober turun $20.30 ke $1,704.10 per troy ons. Sementara perak berjangka Comex bulan Desember turun $0.22 ke $19.63 per ons.

Consumer Price Index (CPI) AS bulan Agustus dilaporkan naik 8.3% per tahun, dibandingkan dengan yang diperkirakan sebesar 8.0%. Secara bulanan, CPI bulan Agustus naik 0.1% dari bulan Juli. Laporan CPI bulan Juli menunjukkan kenaikan inflasi sebesar 8.5% per tahun. Komponen makanan dan energi dari laporan CPI naik 0.6% pada bulan Agustus, dua kali lipat dari yang diperkirakan sebesar 0.3%.

Sebelum keluar laporan inflasi AS, ada tanda – tanda di perekonomian AS bahwa inflasi di AS sedang sedikit melemah, namun data ekonomi yang keluar pada hari Selasa ini menunjukkan bahwa inflasi di AS masih panas dan bisa jadi akan semakin panas.

Data CPI AS hari Selasa sangat meyakinkan bahwa dalam pertemuan FOMC Federal Reserve AS minggu depan, the Fed akan menaikkan tingkat bunga utamanya paling tidak sebesar 0.75%.

Pasar saham global bervariasi namun kebanyakan menguat dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS semula mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai, namun kemudian terjadi penjualan yang tajam setelah muncul laporan CPI AS.

Hal kunci di luar pasar emas adalah semula menguatnya harga minyak mentah Nymex ke sekitar $88.25, namun kemudian turun lagi ke $85.20 per barel. Indeks dollar AS menguat pada awal perdagangan sesi AS, rebound dari kerendahan semalam. Yields treasury AS 10 tahun naik setelah keluarnya laporan CPI AS di 3.418%.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di $1,700 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,686 dan kemudian $1,650.

“Resistance” terdekat menunggu di $1,725 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,736 dan kemudian $1,750.

( vibiznews )

Most Popular

Rupiah Jumat Ditutup Melemah ke Rp15.037/USD; Dollar di Eropa Perkasa 2 Dekade Lebih Tertingginya

Dalam pergerakan pasar uang akhir pekan Jumat sore ini (23/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau ditutup melemah di hari keenamnya, menambah sedikit loss...

Harga Gula Naik Ke Tertinggi 1 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Kamis naik. Harga gula di New York naik tertinggi 1 minggu. Naiknya harga minyak mentah pada hari Kamis...

Harga Kedelai Turun, Indeks Dolar AS Menguat

Harga kedelai pada hari Kamis turun karena menguatnya indeks dolar AS. Penjualan pada minggu lalu turun karena harga kedelai dari luar AS lebih murah.  Menguatnya...

Stabilitas Nilai Tukar Rupiah Tetap Terjaga Di Tengah Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

Saat menyampaikan keputusan Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan BI7DRR, Gubernur BI menyampaikan juga beberapa hal penting. Stabilitas nilai tukar Rupiah tetap...

Recent Comments