Sunday, September 19, 2021
Home Berita Komoditas Prediksi Minyak 14 Juli 2021: Naik karena Faktor Suppy yang Lebih Ketat

Prediksi Minyak 14 Juli 2021: Naik karena Faktor Suppy yang Lebih Ketat

Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) pada saat ini dalam perdagangan sesi Asia diperdagangkan naik ke sekitar $74.64 per barel setelah memanjat dari kerendahan di $73.70 dan sempat mencapai ketinggian harian pada hari Selasa kemarin di $75.47.

Kenaikan harga minyak WTI ini disebabkan oleh munculnya para pembeli dan adanya prospek koreksi yang lebih dalam secara jangka panjang pada grafik harian. Para investor mendukung kenaikan harga minyak mentah WTI karena faktor supply yang akan lebih ketat.

Energy Information Administration’s (EIA) berkomentar bahwa pasar minyak akan mengalami pengetatan apabila kebuntuan OPEC+ berlanjut. Akibatnya para investor mengantisipasi supply yang lebih ketat secepatnya pada masa yang akan datang. Dari data dan proyeksi yang akan datang, inventori minyak mentah AS diperkirakan turun 4.4 juta barel pada minggu lalu.

Selain itu, bangkitnya kembali keprihatinan mengenai penyebaran virus corona karena munculnya varian baru delta, menyebabkan ditundanya pembukaan kembali aktifitas ekonomi di negara-negara maju dan pada gilirannya membebani outlook permintaan energi kelihatannya telah memukul harga minyak mentah pada permulaan minggu perdagangan yang baru.

World Health Organization (WHO) baru-baru ini memberikan peringatan bahwa varian Covid – 19 Delta akan menjadi dominan.

Penyebaran infeksi varian Delta di Asia telah memberikan dampak yang signifikan terhadap mobilitas di daerah tersebut yang menunjukkan penurunan mobilitas yang substansial.

Sementara itu prospek dari pertemuan kebijakan OPEC+ masih tidak jelas dan untuk mengadakan pertemuan pada minggu ini juga kelihatannya tidak mungkin.

“Support” terdekat menunggu di $72.73 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $71.42  dan kemudian $70.72. “Resistance” yang terdekat menunggu di $74.75 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $75.45 dan kemudian $76.76.

( vibiznews )

Most Popular

Harga Minyak Dunia Turun, WTI Dipatok USD71,9/Barel

JAKARTA - Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu pagi WIB), karena perusahaan-perusahaan energi di Teluk Meksiko AS...

Harga Emas Berjangka Turun Tertekan Penguatan Dolar

JAKARTA - Harga emas berjangka melanjutkan penurunannya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas memperpanjang kerugian untuk hari ketiga berturut-turut...

Ada Omnibus Law dan OSS, Indonesia Ajak Pengusaha Thailand Tingkatkan Investasi

Investor Thailand harus memanfaatkan kemudahan investasi di Indonesia seiring semakin kondusifnya iklim investasi di Tanah Air saat ini. Hal...

Indeks Dolar AS Sentuh Level Tertinggi dalam 3 Minggu

Nilai tukar (kurs) Dolar mencapai tertinggi tiga minggu terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Dolar...

Recent Comments