Sunday, June 20, 2021
Home Berita Komoditas Prediksi Mingguan Minyak 3 – 7 Mei 2021: Setelah Koreksi Berpeluang Naik

Prediksi Mingguan Minyak 3 – 7 Mei 2021: Setelah Koreksi Berpeluang Naik

Harga minyak naik tajam pada minggu lalu dimana minyak mentah benchmark AS, West Texas Intermediate (WTI) sempat menyentuh level tertinggi sejak 12 Maret di $65.44 pada hari Kamis. Namun harga minyak mentah WTI kehilangan daya tariknya pada hari perdagangan terakhir di bulan April dan terakhir terlihat mengalami kerugian sebesar 1.55% secara basis harian di $63.44.

Pesan dari the Fed yang dovish yang mengatakan tidak ada pengurangan terhadap kebijakan moneter yang longgar membebani dollar AS. The Fed mengakui cepatnya pemulihan ekonomi AS namun tetap bertahan melihat naiknya inflasi sebagai hanya bersifat sementara. Terlebih penting lagi, bank sentral AS ini bersiap untuk terus membeli obligasi pada kecepatan yang tinggi sebesar $120 miliar/bulan kedepannya. Pergerakan ini akan membuat saham tetap naik dan dollar AS turun. Kepala the Fed, Jerome Powell, mengulangi mantranya bahwa the Fed hanya akan bertindak setelah melihat “kemajuan lebih jauh yang substansial”, dan pada saat sekarang ini, ekonomi AS masih panjang perjalanannya.

Namun pada akhir minggu, naiknya yield obligasi AS berhasil membuat dollar AS berbalik naik sehingga membuat harga minyak tertekan turun ke $63.44.

Pada hari Kamis, data yang dipublikasikan oleh Bureau of Economic Analysis (BEA) AS menunjukkan bahwa GDP riil AS bertumbuh dengan kecepatan tahunan di 6.4% pada kuartal pertama dari tahun 2021. Angka ini mengatasi daripada yang diperkirakan pasar sebesar 6.1% dan membangkitkan harapan akan pemulihan yang berkelanjutan di dalam permintaan terhadap energi di semester kedua dari tahun ini.

Sementara itu pada hari Jumat, Reuters mempublikasikan survey yang menunjukkan bahwa produksi minyak mentah OPEC + bertambah sebanyak 100.000 barel per hari di bulan April.

Kedepannya, minyak mentah WTI memiliki peluang naik yang signifikan. Koreksi di bulan Maret memukul overheating yang terjadi di pasar minyak mentah, meluruskan jalan untuk rally lebih jauh setelah terjadi koreksi.

“Support” terdekat menunggu di $63.27 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $63.00  dan kemudian $62.60. “Resistance” yang terdekat menunggu di $63.69 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $65.39 dan kemudian $66.33.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Harga Emas Antam Sudah Turun Rp 24.000, Buyback-nya Anjlok Rp 34.000

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp 920.000 per gram. Harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari juga tak...

Dolar AS Kian Perkasa Sikapi Rencana Kenaikan Suku Bunga The Fed

Dolar AS memperpanjang kenaikan terhadap sekeranjang mata uang pada akhir perdagangan Jumat. Dolar AS menguat setelah rencana Federal Reserve AS mengejutkan pasar...

OPEC Perkirakan Produksi AS Turun, Harga Minyak Naik Jadi USD73,5/Barel

Harga minyak rebound pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah sumber OPEC mengatakan bahwa kelompok produsen minyak memperkirakan pertumbuhan produksi minyak...

Harga Kakao di New York Turun ke Harga Terendah 3 Bulan

Harga kakao pada penutupan pasar hari Kamis mixed, dengan harga kakao di New York turun ke harga 3 bulan terendah, karena panen...

Recent Comments