Friday, September 24, 2021
Home Analysis Opini Prediksi Mingguan GBP/USD 06 – 10 September 2021: Bearish Terlihat Memimpin

Prediksi Mingguan GBP/USD 06 – 10 September 2021: Bearish Terlihat Memimpin

Setelah naik melewati 1.37, di 1.3755, pada awal minggu lalu, karena melemahnya USD, GBP/USD melanjutkan kenaikannya pada akhir minggu lalu, berhasil menembus 1.3850 di 1.3854, dengan dollar AS terus melemah dan mencapai level terendahnya setelah keluarnya laporan Nonfarm Payrolls bulan Agustus yang jauh lebih buruk daripada yang diperkirakan. Meskipun demikian kenaikan GBP/USD termasuk yang paling kecil dibandingkan dengan rekan-rekan matauang utama lainnya dalam hal memanfaatkan momentum kejatuhan dollar AS. Apakah GBP/USD bisa meningkatkan kenaikannya?

Semula GBP/USD diperdagangkan di bawah 1.38 karena sterling terpukul oleh naiknya kasus covid di Inggris dan persoalan mengenai Brexit. Namun karena dollar AS terus semakin tertekan menjelang keluarnya data Nonfarm Payrolls, akhirnya GBP/USD berhasil naik menembus kembali 1.38 ke sekitar 1.3830.

Tertekannya dollar AS pertama-tama disebabkan oleh keluarnya data Conference Board’s Consumer Confidence yang lemah pada hari Selasa, dan kemudian ditambah lagi dengan laporan pekerjaan swasta dari ADP yang buruk pada hari Rabu yang menunjukkan penambahan pekerjaan hanya sebanyak  374.000 dibandingkan dengan yang diperkirakan sebanyak 600.000.

Dolar AS benar-benar tidak ada kesempatan untuk bangkit. Setelah angka CB Consumer Confidence yang buruk, angka komponen employment dari PMI sektor manufaktur yang dikeluarkan oleh ISM terkontraksi.

Semua hal di atas berarti, laporan NFP pada hari Jumat akan lemah dan dengan demikian kemungkinan untuk the Fed melakukan “tapering” terhadap skema pembelian obligasi berkurang. Hal ini mendorong penurunan dollar AS lebih jauh dengan prospek akan semakin banyak dollar AS yang akan dicetak pada waktu yang akan datang.

Penurunan dollar AS terus berlanjut pada minggu lalu disebabkan oleh karena membaiknya sentimen pasar dan  data – data makro ekonomi AS kebanyakan lemah yang ditutup dengan jatuhnya angka Nonfarm Payrolls ke 235.000 jauh dari yang diperkirakan di 750.000, yang membuat indeks dollar AS pada akhir minggu lalu turun ke 92,062 dari sebelumnya di awal minggu lalu masih bertengger di 92,960.

PMI manufaktur Inggris dari Markit muncul di 60.3 pada bulan Agustus, kenaikan dari angka awal di 60.1 dan suatu angka yang merefleksikan pertumbuhan yang kuat secara absolut. Namun sementara EUR/USD naik ke tertinggi dalam sebulan, kenaikan GBP/USD tertahan oleh karena terpukulnya Sterling karena naiknya kasus covid dan isu Brexit.

Minggu ini Inggris akan mengeluarkan angka GDP bulan Juli yang kemungkinan sulit untuk bisa melampaui angka bulan Juni di 1% karena meskipun restriksi sehubungan dengan Covid sudah dieliminasi pada Freedom Day tanggal 19 Juli, konsumen tetap takut keluar karena cepatnya penyebaran varian Delta.

Dari AS, angka NFP yang kecil menunjukkan bahwa varian Delta telah memberikan dampak yang dalam terhadap pertumbuhan ekonomi AS di dalam hal permintaan dari konsumen. Sebelum muncul varian Delta, para ekonom telah memperkirakan bahwa Nonfarm Payrolls pada bulan Agustus ini akan memberikan penambahan pekerjaan sebanyak satu juga orang, yang sekarang menjadi suatu pertanyaan. Ini bukanlah kemunduran minor. Ini akan mempengaruhi kebijakan moneter dari the Fed yang semula sudah ingin melakukan “tapering” dalam skema pembelian obligasi senilai $120 miliar per bulan. Dampak yang paling dalam dari laporan ini adalah bahwa Federal Reserve akan harus menahan rencana mereka sekarang untuk menormalkan pembelian assets mereka dengan melakukan “tapering” dan meneguhkan keyakinan mereka untuk tetap mempertahankan tingkat bunga mendekati Nol untuk waktu yang lebih lama lagi.

Klaim pengangguran mingguan akan diperhatikan oleh pasar. Selain itu, Producer Price Index juga akan bisa mencuri perhatian karena kadang-kadang dianggap sebagai pendahuluan dari harga konsumen.

“Support” terdekat menunggu di 1.3785 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3705 dan kemudian 1.3675.  “Resistance” terdekat menunggu di 1.3895 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.4040 dan kemudian 1.4140.

( vibiznews )

Most Popular

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 24 September 2021

Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang menarik.

GOLD : Analisa Teknikal Harian 24 September 2021

Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada dalam sebuah pola yang cukup...

GBPUSD : Analisa Teknikal Harian 24 September 2021

Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga yang menarik.

EURUSD : Analisa Teknikal Harian 24 September 2021

Hari ini, EURUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini masih berada dalam sebuah pola yang menarik.

Recent Comments