Sunday, September 19, 2021
Home Berita Komoditas Prediksi Mingguan Emas 06 – 10 September 2021: Bisakah Naik ke $1,900?

Prediksi Mingguan Emas 06 – 10 September 2021: Bisakah Naik ke $1,900?

Memulai minggu yang baru pada minggu lalu, emas berhasil naik menembus $1.800 ke $1,816 karena Powell menyuarakan nada yang lebih berhati-hati daripada para pejabat the Fed lainnya.

Mengakhiri minggu lalu, emas melanjutkan kenaikannya ke $1.827 setelah Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pertambahan pekerjaan hanya sekitar 235.000 dibandingkan dengan penambahan pekerjaan sebesar 720.000 sebagaimana yang diperkirakan pasar.

Angka yang kecil ini menunjukkan bahwa varian Delta telah memberikan dampak yang dalam terhadap pertumbuhan ekonomi AS di dalam hal permintaan dari konsumen. Sebelum muncul varian Delta, para ekonom telah memperkirakan bahwa Nonfarm Payrolls pada bulan Agustus ini akan memberikan penambahan pekerjaan sebanyak satu juga orang, yang sekarang menjadi suatu pertanyaan.

Ini bukanlah kemunduran minor. Ini akan mempengaruhi kebijakan moneter dari the Fed yang semula sudah ingin melakukan “tapering” dalam skema pembelian obligasi senilai $120 miliar per bulan.

Laporan pekerjaan AS ini telah menjadi faktor yang sangat bullish bagi harga emas sehingga mendongkrak harga emas naik ke $1,827.90. Namun dampak yang paling dalam dari laporan ini adalah bahwa Federal Reserve akan harus menahan rencana mereka sekarang untuk menormalkan pembelian assets mereka dengan melakukan “tapering” dan meneguhkan keyakinan mereka untuk tetap mempertahankan tingkat bunga mendekati Nol untuk waktu yang lebih lama lagi. Hal-hal ini akan bisa berdampak sangat bullish terhadap emas yang safe-haven. Harga emas bisa naik ke $1,900 apabila berhasil menembus $1,830 dan bertahan di atasnya.

Harga emas tidak bereaksi banyak terhadap data dari sektor jasa yang muncul relatif sesuai dengan yang diperkirakan. Institute for Supply Management (ISM) mengatakan pada hari Jumat minggu lalu bahwa indeks non manufaktur menunjukkan angka 61.7 % di bulan Agustus, turun dari angka bulan Juli 64.1% namun relatif sesuai dengan yang diperkirakan oleh konsensus para ekonom di sekitar 61.9%.

Sebelumnya harga emas telah terlebih dahulu naik setelah departemen tenaga kerja AS mengatakan bahwa di bulan Agustus hanya tercipta 235.000 pekerjaan baru, meleset dari yang diperkirakan secara signifikan.

Data sektor jasa dari ISM dan angka pasar tenaga kerja menunjukkan melambatnya pertumbuhan ekonomi AS dengan varian Delta dari Covid – 19 menyapu Amerika Serikat. Namun, perlambatan yang terjadi kemungkinan bisa bersifat sementara.

Jika hal ini benar, maka ada harapan terjadi percepatan pertumbuhan pada musim semi yang akan datang dengan gelombang Delta sudah ada di belakang kita.

Melihat lebih dalam kepada komponen dari laporan tenaga kerja AS, Business Activities Index jatuh ke 60.7%, turun dari angka bulan Juli di 67. Pada saat yang bersamaan, Indeks New Orders turun ke 63.2% dari sebelumnya di 63.7%.

Momentum di pasar tenaga kerja AS relatif tidak berubah, dengan data employment turun ke 53.7% dari angka bulan Juli di 53.8. Namun, indeks ini kurang penting karena datangnya setelah rilis data Nonfarm Payrolls pemerintah.

Angka inflasi juga turun sedikit dari level tinggi sebelumnya. Indeks harga jatuh ke 75.4% dari bulan Juli sebesar 82.3%.

“Support” terdekat menunggu di $1,807 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,800 dan kemudian $1,775. “Resistance” terdekat menunggu di $1,836 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,850 dan kemudian $1,900.

( vibiznews )

Most Popular

Harga Minyak Dunia Turun, WTI Dipatok USD71,9/Barel

JAKARTA - Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu pagi WIB), karena perusahaan-perusahaan energi di Teluk Meksiko AS...

Harga Emas Berjangka Turun Tertekan Penguatan Dolar

JAKARTA - Harga emas berjangka melanjutkan penurunannya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas memperpanjang kerugian untuk hari ketiga berturut-turut...

Ada Omnibus Law dan OSS, Indonesia Ajak Pengusaha Thailand Tingkatkan Investasi

Investor Thailand harus memanfaatkan kemudahan investasi di Indonesia seiring semakin kondusifnya iklim investasi di Tanah Air saat ini. Hal...

Indeks Dolar AS Sentuh Level Tertinggi dalam 3 Minggu

Nilai tukar (kurs) Dolar mencapai tertinggi tiga minggu terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Dolar...

Recent Comments