Friday, September 17, 2021
Home Analysis Opini Prediksi EUR/USD 13 Juli 2021: Masih Akan Turun?

Prediksi EUR/USD 13 Juli 2021: Masih Akan Turun?

EUR/USD diperdagangkan turun ke arah 1.1850 dengan dollar AS mengalami pemulihan dan euro terpukul karena komentar dari Presiden ECB Lagarde yang dovish. Para investor terus mengikuti kenaikan yang baru dari kasus Covid yang disebabkan oleh varian Delta dan menunggu dikeluarkannya angka inflasi AS.

Selanjutnya penguatan dollar AS berkurang sehingga membuat EUR/USD kembali naik ke 1.1860

Varian coronavirus yang sangat menular Delta sedang menyebar baik di Eropa maupun di AS, namun lebih menekan Eropa. Euro telah mendapatkan keuntungan atas meningkatnya vaksinasi di Eropa dan pembukaan kembali ekonomi secara bertahap menjelang musim panas. Meningkatnya imunisasi berarti naiknya nilai matauang bersama Eropa. Namun, merebaknya varian baru Covid – 19 baru-baru ini memberikan resiko dan mengancam gagalnya liburan di pantai.

Setelah Spanyol dan Portugal lebih dahulu mengalami peningkatan kasus Covid – 19, Belanda dilaporkan mengalami kasus Covid – 19 yang baru melompat 800%, dan Presiden Perancis Emmanuel Macron bersiap memberikan arahan kepada bangsanya. Dengan kebanyakan populasi telah mendapatkan vaksin, dan penyuntikan vaksin bergerak dengan cepat, gelombang ini kemungkinan hanya akan berdampak terbatas terhadap rumah sakit dan tidak berlangsung lama. Meskipun demikian hal ini tetap merupakan kemunduran.

Di AS, infeksi naik sekitar 60% namun karena terjadi di negara bagian yang lebih kecil dan di bagian tertentu saja, saat ini, pasar tidak menaruh perhatian yang penuh, namun hal ini bisa saja berubah dan mendukung dollar AS karena dollar AS adalah safe-haven assets yang dicari pada saat sedang ada masalah.

Pada hari Senin, EUR/USD juga terpukul karena divergensi di dalam kebijakan moneter. Presiden ECB Lagarde yang diinterview pada akhir minggu mengatakan bahwa akan ada perubahan di dalam arah ke depan pada pertemuan tanggal 22 Juli nanti, dengan kerangka yang baru dari ECB. Terlebih lagi, Lagarde memberikan petunjuk bahwa skema pembelian obligasi bisa diperpanjang melewati Maret 2022, meskipun dalam format yang baru yang akan memberikan dukungan lebih lama dan dia juga menolak setiap perkataan mengenai penarikan stimulus, hal yang negatip bagi euro.

Secara keseluruhan, EUR/USD memiliki ruang untun turun pada awal dari minggu yang baru ini.

“Support” terdekat menunggu di 1.1825 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1808 dan kemudian 1.1781.  “Resistance” terdekat menunggu di 1.1880 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1900 dan kemudian 1.1960.

( vibiznews )

Most Popular

MoU PT SMI dan Bloomberg Philanthropies Tunjukkan Komitmen Indonesia Transisi ke Energi Bersih

Saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara PT SMI dan Bloomberg Philanthropies, yang dilakukan secara virtual pada...

Ekspor Indonesia Agustus 2021 Mencapai Rekor Tertinggi US$ 21,42 Miliar

Di tengah pandemi yang masih berlangsung, pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut hal ini dapat dilihat dari nilai ekspor Indonesia terakselerasi positif. Pada...

Harga Karet Naik Dua Hari Berturut-turut

Harga karet kembali naik pada hari Rabu karena data ekonomi yang melemah,lebih lemah dari data ekonomi dan kenaikan kasus virus corona di...

Rupiah Kamis Berakhir Balik Terkoreksi ke Rp14.252/USD; Dollar di Eropa Menanjak, Perhatian ke Pertemuan the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (16/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir balik terkoreksi, melepas gain sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments