Friday, September 17, 2021
Home Analysis Opini Prediksi EUR/USD 10 September 2021:Tertekan ECB yang Tidak Mengesankan

Prediksi EUR/USD 10 September 2021:Tertekan ECB yang Tidak Mengesankan

ECB tetap mempertahankan kebijakan moneternya tidak berubah sebagaimana yang telah diantisipasikan secara luas. Selain itu pembuat kebijakan keuangan Uni Eropa ini memperjelas bahwa bukan waktunya untuk melakukan “tapering”. Meskipun mereka mengumumkan akan membeli obligasi dengan kecepatan yang sedikit direndahkan. Lagarde mengatakan hal ini sebagai membuat kaliberasi ulang, bukan melakukan “tapering”.

Pasangan matauang EUR/USD sempat naik selama perdagangan sesi Eropa pada hari Kamis dan bergerak naik dari kerendahan selama satu minggu, di sekitar 1.1800 yang berhasil dicapai sebelumnya. Kenaikan ke atas 1.18 membuat pasangan matauang ini berhasil merebut kembali kerugian selama tiga hari berturut-turut. Penyebab kenaikan adalah berbalik turunnya dollar AS. Dolar AS berubah arah pada saat perdagangan sesi Eropa berlangsung, melemah dengan luas di tengah turunnya yields obligasi pemerintah AS. Yields treasury 10 tahun AS turun ke 1.316%, mengarah ke level 1.30% yang dianggap berbahaya. Apabila turun di bawah level berbahaya ini, akan bisa membuat tekanan jual yang kuat terhadap dollar AS.

Namun kenaikan pasangan matauang EUR/USD tidak berlangsung lama. EUR/USD berbalik turun kembali mendekati 1.18, sebelum akhirnya terkoreksi  naik lagi ke sekitar 1.1835 akibat terus melemahnya dollar AS secara signifikan

Initial weekly jobless claims AS turun sebanyak 35,000 menjadi 310,000, lebih baik daripada yang diperkirakan pasar sebanyak 335.000 setelah direvisi dan menandakan level terendah sejak 14 Maret 2020. Angka ini menunjukkan bahwa perlambatan di dalam perekrutan pekerja baru pada bulan lalu disebabkan karena para majikan tidak berhasil menemukan pekerja daripada lemahnya permintaan akan tenaga kerja. Hal ini, ditambah dengan komentar yang hawkish  dari beberapa anggota FOMC memvalidasi ekspektasi bahwa the Fed akan mulai mengurangi stimulus era pandemic lebih cepat daripada rencana semula.

Ditambah lagi dengan hasil pertemuan ECB yang tidak mengesankan yang mengesampingkan kemungkinan akan melakukan “tapering”, membuat pergerakan naik EUR/USD terhenti dan berbalik turun sebelum akhirnya naik lagi karena terus tertekannya dollar AS.

“Support” terdekat menunggu di 1.1815 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1770 dan kemudian 1.1700. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1900 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1940 dan kemudian 1.1990.

( vibiznews )

Most Popular

MoU PT SMI dan Bloomberg Philanthropies Tunjukkan Komitmen Indonesia Transisi ke Energi Bersih

Saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara PT SMI dan Bloomberg Philanthropies, yang dilakukan secara virtual pada...

Ekspor Indonesia Agustus 2021 Mencapai Rekor Tertinggi US$ 21,42 Miliar

Di tengah pandemi yang masih berlangsung, pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut hal ini dapat dilihat dari nilai ekspor Indonesia terakselerasi positif. Pada...

Harga Karet Naik Dua Hari Berturut-turut

Harga karet kembali naik pada hari Rabu karena data ekonomi yang melemah,lebih lemah dari data ekonomi dan kenaikan kasus virus corona di...

Rupiah Kamis Berakhir Balik Terkoreksi ke Rp14.252/USD; Dollar di Eropa Menanjak, Perhatian ke Pertemuan the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (16/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir balik terkoreksi, melepas gain sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments