Sunday, September 19, 2021
Home Berita Komoditas OPEC+ Menyetujui Peningkatan Pasokan Minyak dari Agustus

OPEC+ Menyetujui Peningkatan Pasokan Minyak dari Agustus

Para menteri OPEC+ pada Minggu sepakat untuk meningkatkan pasokan minyak mulai Agustus untuk mendinginkan harga yang telah naik ke level tertinggi 2,5 tahun karena ekonomi global pulih dari pandemi virus corona.

Kelompok itu, yang mencakup negara-negara OPEC dan sekutunya seperti Rusia, secara krusial menyetujui alokasi produksi baru mulai Mei 2022 untuk mengatasi perbedaan antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) yang mengancam rencana tersebut.

OPEC+ tahun lalu memangkas produksi dengan rekor 10 juta barel per hari (bph) di tengah penurunan permintaan yang disebabkan pandemi dan jatuhnya harga. Ini secara bertahap memulihkan beberapa pasokan untuk meninggalkannya dengan pengurangan sekitar 5,8 juta barel per hari.

Dari Agustus hingga Desember 2021, kelompok itu akan meningkatkan pasokan sebanyak 2 juta barel per hari atau 0,4 juta barel per hari per bulan, kata OPEC dalam sebuah pernyataan.

Kelompok itu telah setuju untuk memperpanjang pakta keseluruhan mereka hingga akhir 2022 dari tanggal yang direncanakan sebelumnya April 2022, untuk memberikan lebih banyak ruang untuk manuver jika pemulihan global terhenti karena varian virus baru.

Sementara Riyadh dan UEA telah mendukung peningkatan produksi segera, UEA keberatan dengan gagasan Saudi untuk memperpanjang pakta tersebut hingga Desember 2022 tanpa mendapatkan kuota produksi yang lebih tinggi.

Untuk mengatasi ketidaksepakatan, OPEC+ menyetujui kuota produksi baru untuk beberapa anggota mulai Mei 2022, termasuk UEA, Arab Saudi, Rusia, Kuwait, dan Irak.

Penyesuaian keseluruhan akan menambah 1,63 juta barel per hari untuk dipasok mulai Mei tahun depan, menurut perhitungan Reuters.

UEA akan melihat produksi dasarnya, dari mana pemotongan sedang dihitung, meningkat menjadi 3,5 juta barel per hari dari Mei 2022 dari 3,168 juta hari ini.

Saudi dan Rusia akan melihat baseline mereka masing-masing naik menjadi 11,5 juta barel per hari dari 11 juta saat ini.

( inforexnews )

Most Popular

Harga Minyak Dunia Turun, WTI Dipatok USD71,9/Barel

JAKARTA - Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu pagi WIB), karena perusahaan-perusahaan energi di Teluk Meksiko AS...

Harga Emas Berjangka Turun Tertekan Penguatan Dolar

JAKARTA - Harga emas berjangka melanjutkan penurunannya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas memperpanjang kerugian untuk hari ketiga berturut-turut...

Ada Omnibus Law dan OSS, Indonesia Ajak Pengusaha Thailand Tingkatkan Investasi

Investor Thailand harus memanfaatkan kemudahan investasi di Indonesia seiring semakin kondusifnya iklim investasi di Tanah Air saat ini. Hal...

Indeks Dolar AS Sentuh Level Tertinggi dalam 3 Minggu

Nilai tukar (kurs) Dolar mencapai tertinggi tiga minggu terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Dolar...

Recent Comments