Friday, May 20, 2022
Home Berita Kripto Meta akan Perkenalkan Token dan Layanan Pinjaman Mata Uang Digital ke Aplikasi

Meta akan Perkenalkan Token dan Layanan Pinjaman Mata Uang Digital ke Aplikasi

Perusahaan induk raksasa media sosial Facebook, Meta, dilaporkan berencana untuk memperkenalkan mata uang virtual serta layanan pinjaman ke aplikasi yang dimilikinya, dengan Facebook, WhatsApp, Instagram, dan Messenger berpotensi menjadi di antara mereka yang terkena dampak.

Menurut laporan Financial Times pada hari Rabu, langkah menuju token dan mata uang digital ini bertujuan untuk mengeksplorasi sumber pendapatan alternatif karena minat di Facebook dan Instagram turun.

Mata uang digital potensial Meta, yang oleh karyawan dilaporkan secara internal dijuluki “Zuck Bucks” setelah CEO Mark Zuckerberg, akan ditujukan untuk digunakan di metaverse.

Laporan tersebut tidak mengklaim bahwa Meta sedang mengeksplorasi cryptocurrency tradisional yang terikat dengan blockchain, melainkan token yang dikendalikan secara terpusat untuk digunakan dalam aplikasinya, mirip dengan mata uang dalam game. Perusahaan juga dilaporkan mempertimbangkan untuk membuat “token sosial” untuk hadiah keterlibatan, serta “koin pembuat” untuk influencer.

“Kami membuat perubahan pada strategi produk dan peta jalan […] sehingga kami dapat memprioritaskan pembangunan untuk metaverse dan seperti apa pembayaran dan layanan keuangan di dunia digital ini,” tulis kepala divisi keuangan Meta , Stephane Kasriel, dalam memo Januari.

Pengenalan mata uang virtual ke dalam aplikasi Meta mungkin akan datang bersamaan dengan perusahaan yang mengeksplorasi integrasi token yang tidak dapat dipertukarkan untuk Facebook dan Instagram. Laporan itu menyarankan Meta berencana untuk meluncurkan program percontohan NFT pada awal Mei 2022.

Cointelegraph melaporkan pada bulan Januari bahwa Meta berada pada tahap awal berpotensi meluncurkan pasar NFT, serta mengeksplorasi metode yang memungkinkan pengguna untuk mencetak token yang dapat dikoleksi. David Marcus, co-creator token Diem yang didukung Facebook, mengatakan pada bulan Agustus bahwa perusahaan “pasti mencari” cara untuk masuk ke NFT.

Facebook berganti nama menjadi Meta pada Oktober 2021 , mengatakan pada saat itu bahwa fokusnya berkembang di luar media sosial. Perubahan itu terjadi setelah rilis ribuan dokumen yang menyiratkan bahwa perusahaan tidak melakukan apa yang diklaimnya terkait dengan penghapusan ujaran kebencian dan postingan yang mendorong kekerasan dari platformnya.

( inforexnews )

Most Popular

Harga Kedelai Naik, Karena Ekspor Mingguan Meningkat

Harga kedelai kembali naik pada penutupan pasar hari Kamis, setelah Laporan Ekspor Mingguan, dimana ekspor mingguan kedelai meningkat, hanya minyak kedelai masih turun, karena...

Rupiah Jumat Siang Rebound ke Rp14.665/USD; Bangkit dari Tekanan 5 Hari

Dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (20/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau rebound menguat setelah tertekan 5 hari, mengurangi sebagian gain sesi...

Harga Minyak Sawit Turun Setelah Presiden Jokowi Membuka Kembali Ekspor Minyak Sawit 23 Mei 2022

Harga minyak sawit turun pada penutupan pasar hari Kamis setelah Presiden Jokowi memberi pengumuman bahwa akan membuka ekspor minyak sawit dan turunannya pada hari...

Hanya Harga Gandum yang Turun, Harga Kedelai dan Jagung Masih Naik

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 19 Mei 2022 Harga biji-bijian mixed , setelah Laporan Penjualan Ekspor Mingguan pada hari...

Recent Comments