Tuesday, May 17, 2022
Home Berita Forex Merebaknya Omicron Menekan AUD/USD Di Bawah 0,7200

Merebaknya Omicron Menekan AUD/USD Di Bawah 0,7200

AUD/USD mengalami penurunan akhir-akhir ini di area kisaran paling rendah untuk mingguan ini, yang sebenarnya telah bergerat di atas intraday di dekatnya harga 0,7190 sepanjang sesi pada hari Rabu. Koreksi pullback pasangan mata uang inilah yang menghentikan downtrends selama empat hari, yang bisa dikaitkan dengan rasa optimisme hati-hati oleh salah satu Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, serta jeda dalam imbal hasil Treasury AS.

WAlaupun begitu melemahnya pair mata uang Aussie ini dan kekhawatiran yang terjadi atas langkah The Fed selanjutnya serta varian covid Afrika Selatan, yaitu virus omicron, menyebabkan harga pair ini tetap terbatas hingga tertekan ke bawah.

Pair pasangan ini pun juga sempat menuju ke titik level terendah sejak tanggal 11 Desember lalu, dikarenakan sentimen pasar yang sangat berubah suram di tengah melajunya harapan kenaikan suku bunga Fed yang bergerak lebih cepat.

Pendapat Perdana Menteri Australia tentang AUD/USD

PM Australia ini juga telah mengatakan bahwa Australia masih melakukan hal yang lebih baik daripada hampir seluruh negara di dunia dalam jumlah lebih dari 350 kematian dalam seminggu terakhir. Pemimpin nasional itu hadir untuk pers pasca kematian akibat naiknya virus melewati 50 selama 2 hari terakhir. BIsa dicatat bahwa negara bagian yang paling padat terdapat di negara bagian New South Wales yang baru baru ini mengurangi waktu untuk menunggu booster menjadi tiga bulan.

Keyakinan Konsumen yang Turun

Menurut data yang terbaru pasca pair pasangan Australia yang tertekan ini, mengakibatkan keyakinan konsumen Westpac Australia menurun hingga ke poin 102,2 versus 104,30 untuk bulan januari. Perlu diingat, NY Empire State Manufacturing Index menurun ke area negatif untuk pertama kalinya dalam dua tahun ini pada  bulan Desember. Dan sedangkan Indeks Pasar Perumahan NAHB Amerika Serikat turun ke 83 versus 84 perkiraan pasar dan pembacaan yang sebelumnya.

Treasury AS memberi imbal hahsil dengan menyegarkan di dekat sekitar 1,88 persen, naik kisaran 1,8 basis poin sedangkan untuk S&P 500 futures harus tetap bergerak tanpa arah setelah dilihat melalui kinerja negatif dari benchmark Wall Street. Setelah itu, hasil dari meningkatnya kepercayaan atas normalisasi kebijakan moneter dari The Fed yang lebih melaju cepat bisa terus untuk mendorong imbal hasi tadi dan membebani harga pair pasangan AUD/USD ini.

( inforexnews )

Most Popular

Minyak Tertekan Aksi Ambil Untung dan Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak tergelincir pada hari Senin, menyerahkan keuntungan sebelumnya karena investor mengambil keuntungan setelah melonjak di sesi sebelumnya, tetapi kekhawatiran pasokan global membayangi dengan...

Dolar Memulai Minggu dengan Pijakan yang Kuat

Dolar memulai minggu ini dari level tertinggi 20 tahun terhadap mata uang lainnya pada hari Senin, karena investor mencari keamanan karena kekhawatiran tentang pertumbuhan...

Changpeng Zhao Medukung Komunitas Terra Tetapi Harapkan Transparansi

Changpeng “CZ” Zhao, CEO pertukaran kripto Binance, baru-baru ini mempertanyakan gagasan hard forking blockchain Terra sebagai sarana untuk menghidupkan kembali ekosistem LUNA dan UST...

Gandeng XP, Nasdaq Meluncurkan Pertukaran Kripto di Brasil

XP memberi tahu Cointelegraph bahwa XTAGE akan diluncurkan pada Q2 2022 dan akan sepenuhnya terintegrasi ke dalam ekosistem XP Inc — pialang investasi terbesar...

Recent Comments