Friday, January 28, 2022
Home Berita Komoditas Investor Cari Aset Aman Usai Harga Emas Naik Tajam

Investor Cari Aset Aman Usai Harga Emas Naik Tajam

Pada Kamis (18/11) harga emas meroket tajam. Hal tersebut dikarenakan kekhawatiran inflasi yang membuat para investor cari aset aman. Bahkan harga emas semakin mahal saat data ritel AS sedang dalam trend positif.

Kemudian pada emas untuk pengiriman Desember pada divisi Comex New York Exchange naik pada angka 0,87% atau 16,1 dolar AS dan ditutup menjadi 1.870,20 dolar per ounce. Lalu pada pasar spot emas juga menguat pada 0,90% dan menjadi 1.856,66 dolar AS.

Sebelumnya, harga emas sempat melemah 0,67% atau pada 12,5 dolar AS dan menjadi 1.854,10 dolar AS. Padahal pada awal perdagangan, harga emas juga turun 0,1% atau 1,9 dolar AS dan menjadi 1.866,60 dolar AS. Selain itu, pada akhir perdagangan pekan kemarin (Jum’at, 12/11), harga emas menguat 0,25% atau 4,6 dolar AS dan ditutup menjadi 1.865,50 dolar AS.

Menurut direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, David Meger mengatakan jika tekanan inflasi pasar mendukung gerak emas dan perak. Selain itu, dolar AS juga bersaing dengan emas menjadi tempat penyimpanan nilai aset yang aman.

Dalam waktu dekat jika ketua Fed melakukan pengurangan pembelian aset bisa dipercepat sebagai counter inflasi atau apabila pasar percaya dengan suku bunga naik lebih cepat, maka harga emas akan menurun. Bahkan bisa berada di bawah tekanan ringan. Sebab dengan suku bunga yang meningkat, membuat peluang kerugian memegang emas tanpa bunga juga semakin kuat.

Pada bulan ini, The Fed mulai melakukan pengurangan pada pembelian obligasi secara bertahap. Kemudian pihaknya berharap agar bisa mengakhiri pembelian pada pertengahan tahun 2022 mendatang.

Naiknya biaya energi yang menjadi salah satu faktor sebagian besar kenaikan harga. Mestinya hal ini juga menjadi perhatian dari negara lain.

Sedangkan dengan harga perak pada pengiriman Desember mendatang, juga mengalami kenaikan. Berdasar berita forex terbaru harga perak naik 0,89% atau 22,3 sen dan ditutup menjadi 25,167 dolar AS per ounce. Lalu pada platinum untuk pengiriman Januari melemah pada 0,5% atau 5,4 dolar dan ditutup pada angka 1,069,10 dolar AS.

( inforexnews )

Most Popular

Rekomendasi Emas 28 Januari 2022: Meneruskan Penurunan dengan Bagusnya Data Ekonomi AS

Harga emas terus turun pada awal perdagangan sesi AS hari Kamis ditengah munculnya hasil pertemuan FOMC dari the Fed yang lebih hawkish...

Rekomendasi GBP/USD 28 Januari 2022: Terus Dalam Tekanan Bearish Karena Naiknya USD

GBP/USD terus berada dalam tekanan bearish pada hari Kamis dan diperdagangkan di level 1.3385 setelah munculnya data ekonomi AS yang umumnya bagus....

Rekomendasi EUR/USD 28 Januari 2022: Memperpanjang Penuruanan karena Bagusnya Data AS

EUR/USD terus turun pada awal perdagangan sesi AS dan diperdagangkan di level terendahnya sejak Juni 2020 di sekitar 1.1153, karena data ekonomi...

Rupiah Kamis Ditutup Melemah ke Rp14.386/USD; Dollar di Eropa Rally 4 Hari, Rilis the Fed Hawkish

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (27/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, menambah sedikit loss sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments