Sunday, September 25, 2022
Home Berita Kripto Inggris Berkomitmen untuk Menjadi Hub Kripto di Bawah PM Baru

Inggris Berkomitmen untuk Menjadi Hub Kripto di Bawah PM Baru

Richard Fuller, Sekretaris Ekonomi untuk Departemen Keuangan, mengatakan pemerintah ingin Inggris menjadi “pusat global yang dominan untuk teknologi kripto.”

Dalam debat parlemen tentang regulasi aset kripto di Inggris pada hari Rabu, Fuller berbicara mendukung kasus penggunaan “kuat” untuk cryptocurrency dan teknologi blockchain, termasuk menggunakan teknologi buku besar terdistribusi untuk bea cukai dan perdagangan internasional dan menyimpan catatan medis di blockchain.

Alexander Stafford, sekretaris pribadi parlemen untuk PM Liz Truss yang baru terpilih, menambahkan perdana menteri “menegaskan kembali” komitmennya untuk menyediakan konektivitas internet bagi penduduk Inggris, yang dapat memungkinkan akses untuk membeli, menjual, dan menambang kripto.

“Ketika teknologi kripto tumbuh secara signifikan, Pemerintah Inggris mencari cara untuk mencapai keunggulan kompetitif global untuk Inggris Raya,” kata Fuller.

Sekretaris ekonomi menambahkan:

“Kami ingin menjadi negara pilihan bagi mereka yang ingin berkreasi, berinovasi, dan membangun di ruang kripto […] Dengan menjadikan negara ini tempat yang ramah untuk teknologi kripto, kami dapat menarik investasi, menghasilkan pekerjaan baru, mendapat manfaat dari pajak pendapatan, menciptakan gelombang terobosan produk dan layanan baru, dan menjembatani posisi layanan keuangan Inggris saat ini ke era baru.”

Fuller mengatakan bahwa di bawah Truss, pemerintah Inggris berencana untuk bergerak maju dengan Financial Services and Markets Bill, undang-undang yang diperkenalkan pada bulan Juli yang bertujuan untuk membangun kerangka peraturan untuk stablecoin.

Selain itu, ia menyarankan dukungan untuk Undang-Undang Kejahatan Ekonomi (Transparansi dan Penegakan), yang akan memberikan penegakan hukum “kekuatan baru untuk merebut dan memulihkan aset kripto.”

“Inggris bisa menjadi penonton karena teknologi ini mengubah aspek kehidupan, atau kita bisa menjadi tempat terbaik di dunia untuk memulai dan mengembangkan teknologi kripto,” kata Fuller.

“Kami ingin Inggris menjadi pusat global yang dominan untuk kripto. teknologi, dan dengan demikian akan membangun kekuatan sektor tekfin kami yang berkembang, menciptakan lapangan kerja baru, mengembangkan produk dan layanan baru yang inovatif.”

Fuller menjadi sekretaris ekonomi setelah pengunduran diri John Glen dan pejabat tinggi lainnya di pemerintah Inggris pada bulan Juli sebagai tanggapan atas tuduhan pelanggaran di pemerintahan mantan Perdana Menteri Boris Johnson, mengguncang posisi yang berpotensi memengaruhi kebijakan kripto di negara tersebut.

Pada hari Selasa, Truss juga menunjuk Kwasi Kwarteng sebagai rektor bendahara, atau kepala menteri keuangan.

( inforexnews )

Most Popular

Rupiah Jumat Ditutup Melemah ke Rp15.037/USD; Dollar di Eropa Perkasa 2 Dekade Lebih Tertingginya

Dalam pergerakan pasar uang akhir pekan Jumat sore ini (23/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau ditutup melemah di hari keenamnya, menambah sedikit loss...

Harga Gula Naik Ke Tertinggi 1 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Kamis naik. Harga gula di New York naik tertinggi 1 minggu. Naiknya harga minyak mentah pada hari Kamis...

Harga Kedelai Turun, Indeks Dolar AS Menguat

Harga kedelai pada hari Kamis turun karena menguatnya indeks dolar AS. Penjualan pada minggu lalu turun karena harga kedelai dari luar AS lebih murah.  Menguatnya...

Stabilitas Nilai Tukar Rupiah Tetap Terjaga Di Tengah Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

Saat menyampaikan keputusan Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan BI7DRR, Gubernur BI menyampaikan juga beberapa hal penting. Stabilitas nilai tukar Rupiah tetap...

Recent Comments