Wednesday, June 16, 2021
Home Berita Komoditas Harga Minyak Sawit Turun, Mengikuti Turunnya Harga Minyak Kedelai

Harga Minyak Sawit Turun, Mengikuti Turunnya Harga Minyak Kedelai

Harga minyak sawit kembali turun pada hari Rabu untuk dua hari berturut-turut, karena mengikuti turunnya harga minyak kedelai saingannya.

Harga minyak sawit Februari di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 0.77% menjadi 3,366 ringgit ($827.03) per ton.

Pada hari Jumat harga minyak sawit sempat naik ke harga tertinggi 8 ½ tahun, namun karena rendahnya harga minyak kedelai, minyak nabati saingannya, maka harga minyak sawit kembali turun.

Harga minyak sawit turun karena turunnya harga minyak kedelai di CBOT yang turun 1.6%, pengaruh turunnya minyak kedelai lebih menurunkan harga dibandingkan fundamental data dari minyak sawit sendiri dimana produksi minyak sawit Desember turun dan cuaca buruk yang dapat menaikkan harga.

Harga minyak sawit diperkirakan akan naik pada kuartal pertama 2021, karena cuaca yang buruk dan produksi yang menurun.

Produksi sawit di Asia Tenggara turun karena curah hujan yang tinggi akibat cuaca La Nina, dan akan berlangsung sampai kuartal pertama pada tahun depan.

The Southern Palm Oil Millers Association pada hari Senin mengatakan produksi minyak sawit Malaysia dari 1-5 Desember turun 4.2% dari bulan lalu.

Menurut survey dari Reuter pada minggu lalu produksi minyak sawit turun 10% bulan lalu menjadi 1.55 juta ton di bulan Nopember dan persediaan turun 2%.

The Malaysian Palm Oil Board (MPOB) akan mengumumkan data produksi, permintaan dan persediaan pada tanggal 10 Desember.

Impor minyak sawit Uni Eropa dan Inggris di 2020/21 mulai 1 Juli sebesar 2.65 juta ton naik 7 % dari periode sebelumnya.

Dengan tingginya harga minyak sawit, maka banyak negara-negara pengimpor minyak sawit seperti India dan Cina beralih ke minyak kedelai yang harganya jauh lebih murah, walaupun ongkos kirimnya agak lebih mahal.

Berita turunnya biaya import di India sempat juga meningkatkan harga minyak sawit, namun kenaikan harga itu bisa bertahan pada 2 hari pertama pada awal minggu ini.

Harga minyak kedelai di Dalian turun 2.5% sementara harga minyak sawit turun 2%,  harga minyak kedelai di CBOT turun 1.6%.

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan support pertama 3,300 ringgit kemudian ke 3,270 ringgit sedangkan resistan pertama di 3,470 ringgit dan berikut ke 3,500 ringgit

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Harga Karet Tocom 16 Juni 2021 Masih Tertekan, Karet SHFE Rebound

Harga karet di bursa komoditas internasional masih tertekan pada hari Rabu (16/6/2021), terkecuali perdagangan di bursa SHFE yang alami penguatan. Harga karet...

Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia Mei 2021 kembali surplus sebesar 2,36 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan surplus...

Harga Gula Turun ke Harga Terendah 2 1/2 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Selasa turun untuk ke empat hari berturut -turut sehingga harga gula di New York turun ke...

Rupiah Rabu Siang Masih Terkoreksi ke Rp14.255/USD; Dollar di Asia Flat Menjelang the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (16/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau masih melemah di hari ketiganya, stabil dari sesi...

Recent Comments