Thursday, October 28, 2021
Home Berita Komoditas Harga Minyak Sawit Turun Mengikuti Turunnya Harga Minyak Kedelai

Harga Minyak Sawit Turun Mengikuti Turunnya Harga Minyak Kedelai

Harga minyak sawit pada penutupan pasar hari Rabu turun untuk hari kedua berturut-turut karena mengikuti turunnya harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade karena cuaca lembab membuat tanaman kedelai bisa rusak.

Harga minyak sawit September pada hari Rabu di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 60 ringgit atau 1.56% menjadi 3,791 ringgit ($911.30) per ton, setelah pada perdagangan pagi sempat turun 3.6%.

Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade turun tajam pada hari Selasa karena perkiraan cuaca lembab akan mengganggu pertumbuhan tanaman kedelai.

Kalahnya persaingan ekspor olein ke India, dimana kalah Malaysia dari Indonesia membuat para trader melakukan penjualan untuk antisipasi harga minyak sawit turun.

The Malaysian Palm Oil Association (MPOA) memperkirakan produksi minyak sawit Malaysia naik 1.6% dari bulan Juni, membuat harga minyak sawit tertekan turun.Perkiraan MPOA ini lebih kecil dari survey Reuter pada hari Senin yang memperkirakan produksi akan meningkat 7% .

Harga minyak sawit sempat naik ke harga tertinggi 4 minggu karena meningkatnya permintaan India.

Refinitiv Commodities Research memperkirakan produksi di 2020/21 untuk Indonesia sebesar 47.3 juta ton naik 1% dari perkiraan sebelumnya karena produksi meningkat tahun lalu.

Produksi Malaysia turun 2.2% dari perkiraan sebelumnya 18.4 juta ton, karena kekurangan pekerja, cuaca buruk dan kekurangan pupuk dan juga Lockdown pandemi covid-19.

The US Department of Agriculture menilai tanaman kedelai AS sebesar 59% dalam keadaan baik dan kondisi baik turun dari 60% minggu lalu.

Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade naik 1.3% setelah turun 5.6% dari sebelumnya, Harga minyak kedelai turun 1.4% di Bursa Dalian dan harga inyak sawit turun 1.5%.

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan suppor pertama 3,700 ringgit dan berikut ke 3,680 ringgit sedangkan resistant pertama ke 3,980 ringgit dan berikut 3,930 ringgit.

( vibiznews )

Most Popular

Rupiah Rabu Siang Melemah ke Rp14.182/USD; Dollar di Asia Bergerak Tipis, Ekspektasi Tapering

Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (26/10), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, mengurangi sebagian loss sesi paginya, sementara dollar...

Minyak Turun Setelah Adanya Penumpukan dalam Persediaan

Harga minyak turun menyusul kenaikan lebih besar dari perkiraan dalam stok minyak mentah dan persediaan bahan bakar di AS

Dolar Naik di Pasar yang Stabil Sebelum Pertemuan Bank Sentral

Dolar AS naik tipis pada hari Selasa dalam perdagangan kisaran sempit karena pasar menunggu berita dari pertemuan bank sentral mendatang yang mungkin...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 27 Oktober 2021

Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang menarik.

Recent Comments