Friday, January 28, 2022
Home Berita Komoditas Harga Minyak Sawit Naik Sedikit, Mengikuti Kenaikan Harga Minyak Mentah

Harga Minyak Sawit Naik Sedikit, Mengikuti Kenaikan Harga Minyak Mentah

Harga minyak sawit Malaysia naik sedikit pada hari Senin, setelah harga minyak mentah dan pasar global naik dari turunnya harga saat berita adanya virus covid varian baru omicron pada minggu lalu, walaupun masih ada sedikit kekhawatiran akan terjadi lockdown yang dapat berakibat berkurangnya permintaan.

Harga minyak sawit Februari pada  hari Senin di Bursa Malaysia Derivatives Exchange ditutup naik 9 ringgit atau 0.19% menjadi 4,858 ringgit ($1,146.57) per ton.

Setelah pada hari Jumat harga komoditas hampir semua turun karena pengaruh berita virus covid varian omicron, namun pasar kembali berusaha untuk menstabilkan harga sementara terus dilakukan penelitian dengan melihat pengaruh dari virus tersebut apakah ada risiko sehingga diperlukan untuk melakukan lockdown, walaupun berita masih simpang siur ada yang mengatakan virus ini lebih kuat dan terakhir dikatakan lebih lemah namun beberapa negara sudah melakukan antisipasi terhadap virus covid varian Omicron ini, membuat Jepang menutup pelabuhannya untuk kapal asing sementara Australia sedang merencanakan untuk menerima tenaga ahli asing walaupun negara-negara lain sudah melarang orang-orang asing masuk ke negaranya.

Langkah-langkah tambahan akibat virus omicron ini menyebabkan terjadi volatilitas pada instrumen keuangan dan komoditas pada masa datang. Harga minyak mentah rebound setelah investor mengambil keuntungan dari harga yang rendah dengan melakukan pembelian, naiknya harga dari minyak mentah membuat harga minyak sawit naik karena permintaan biodiesel akan meningkat dimana minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel.

Harga minyak sawit pada seminggu yang lalu turun 2.74% penurunan yang tajam, setelah naik selama dua minggu berturut-turut.

Ekspor Malaysia dari 1-25 Nopember naik antara 4.5% dan 10.9% dari Oktober pada periode yang sama menurut Data dari Cargo Surveyor pada hari Kamis.Terjadi penurunan dari periode 1-20 Nopember dalam range naik 9% dan 18%

Harga minyak kedelai di Dalian turun 1.1% sementara harga minyak sawit turun 1.4%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade naik 0.7%.

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan support pertama di 4,790 ringgit dan berikut ke 4,700 ringgit sedangkan resistant pertama 5,020 ringgit dan berikut ke 5070 ringgit.

( vibiznews )

Most Popular

Rekomendasi Emas 28 Januari 2022: Meneruskan Penurunan dengan Bagusnya Data Ekonomi AS

Harga emas terus turun pada awal perdagangan sesi AS hari Kamis ditengah munculnya hasil pertemuan FOMC dari the Fed yang lebih hawkish...

Rekomendasi GBP/USD 28 Januari 2022: Terus Dalam Tekanan Bearish Karena Naiknya USD

GBP/USD terus berada dalam tekanan bearish pada hari Kamis dan diperdagangkan di level 1.3385 setelah munculnya data ekonomi AS yang umumnya bagus....

Rekomendasi EUR/USD 28 Januari 2022: Memperpanjang Penuruanan karena Bagusnya Data AS

EUR/USD terus turun pada awal perdagangan sesi AS dan diperdagangkan di level terendahnya sejak Juni 2020 di sekitar 1.1153, karena data ekonomi...

Rupiah Kamis Ditutup Melemah ke Rp14.386/USD; Dollar di Eropa Rally 4 Hari, Rilis the Fed Hawkish

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (27/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, menambah sedikit loss sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments