Friday, September 17, 2021
Home Berita Komoditas Harga Minyak Sawit Naik Karena Produksi Turun

Harga Minyak Sawit Naik Karena Produksi Turun

Harga minyak sawit naik pada penutupan pasar hari Senin, melanjutkan kenaikan pada hari Jumat, setelah laporan produksi minyak sawit turun 10% pada bulan Juli sementara kenaikan harga terhenti karena harga minyak kedelai turun di Chicago Board of Trade.

Harga minyak sawit Oktober pada penutupan pasar hari Senin di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 113 ringgit atau 2.7% menjadi 4,384 ringgit ($1,036.41) per ton setelah 4,205 ringsesi sebelumnya.

Harga minyak sawit naik karena turunnya produksi di bulan Juli menurut dua trader di Kuala Lumpur, turunnya produksi karena pandemi covid  masih berlangsung di dua negara penghasil minyak sawit terbesar Indonesia dan Malaysia, aktivitas ekonomi  menurun, dan di Malaysia kekurangan tenaga kerja untuk panen di ladang sawit.

Produksi diperkirakan akan turun 10.8% dari 1 –20 Juli dibanding bulan lalu

Namun kenaikan harga tersebut terhenti karena turunnya harga kedelai di Chicago Board of Trade ke harga terendah dua minggu karena cuaca menguntungkan bagi tanaman kedelai pada minggu depan.

Permintaan akan biodiesel akan meningkat apabila harga minyak mentah juga naik.

Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade turun 0.4% sedangkan harga minyak kedelai di Dalian naik 0.7% dan juga harga minyak sawit naik 2.2%.

Ekspor minyak sawit Malaysia 1 –25 July turun 4% menjadi 1,127, 146 metrik ton dari bulan lalu pada periode yang sama menurut AmSpec Agri pada hari Senin.

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan support pertama di $4,280 dan berikut ke $4,140 sedangkan resistant pertama di $4,400 dan berikut ke $4,460.

( vibiznews )

Most Popular

MoU PT SMI dan Bloomberg Philanthropies Tunjukkan Komitmen Indonesia Transisi ke Energi Bersih

Saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara PT SMI dan Bloomberg Philanthropies, yang dilakukan secara virtual pada...

Ekspor Indonesia Agustus 2021 Mencapai Rekor Tertinggi US$ 21,42 Miliar

Di tengah pandemi yang masih berlangsung, pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut hal ini dapat dilihat dari nilai ekspor Indonesia terakselerasi positif. Pada...

Harga Karet Naik Dua Hari Berturut-turut

Harga karet kembali naik pada hari Rabu karena data ekonomi yang melemah,lebih lemah dari data ekonomi dan kenaikan kasus virus corona di...

Rupiah Kamis Berakhir Balik Terkoreksi ke Rp14.252/USD; Dollar di Eropa Menanjak, Perhatian ke Pertemuan the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (16/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir balik terkoreksi, melepas gain sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments