Sunday, August 14, 2022
Home Berita Komoditas Harga Minyak Mengambil Jeda Setelah Reli Tiga Hari

Harga Minyak Mengambil Jeda Setelah Reli Tiga Hari

Harga minyak turun pada hari Rabu setelah naik dalam tiga sesi sebelumnya tetapi kerugian terbatas pada pandangan bahwa pengetatan pasokan global akan berlanjut karena ada ruang terbatas bagi produsen utama seperti Arab Saudi untuk meningkatkan produksi.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 44 sen, atau 0,4%, menjadi $ 111,32 per barel pada 01:50 GMT, menghentikan kenaikan sebelumnya.

Minyak mentah berjangka Brent untuk Agustus turun 61 sen, atau 0,5%, menjadi $ 117,37 per barel, juga membalikkan kenaikan sebelumnya. Kontrak Agustus akan berakhir pada hari Kamis dan kontrak September yang lebih aktif berada di $113,14, turun 66 sen, atau 0,6%.

Baik Brent dan WTI naik lebih dari 2% pada hari Selasa karena kekhawatiran atas ketatnya pasokan global melebihi kekhawatiran bahwa permintaan dapat melambat dalam potensi resesi di masa depan.

Kesepakatan oleh kekuatan ekonomi Kelompok Tujuh untuk mengeksplorasi cara-cara untuk membatasi harga minyak Rusia juga mendukung sentimen pasar.

“Investor membuat penyesuaian posisi, tetapi tetap bullish pada ekspektasi bahwa Arab Saudi dan Uni Emirat Arab tidak akan dapat meningkatkan produksi secara signifikan untuk memenuhi permintaan yang pulih, didorong oleh peningkatan bahan bakar jet,” kata Hiroyuki Kikukawa, manajer umum dari penelitian di Nissan Securities.

“Harga minyak kemungkinan akan tetap di atas $110 per barel, juga di tengah kekhawatiran potensi gangguan pasokan akibat badai saat Amerika Serikat memasuki musim panas,” katanya.

Arab Saudi dan UEA telah dilihat sebagai satu-satunya dua anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dengan kapasitas cadangan untuk menebus pasokan Rusia yang hilang dan output yang lemah dari negara-negara anggota lainnya.

Tetapi Menteri Energi UEA Suhail al-Mazrouei mengatakan pada hari Senin bahwa emirat itu berproduksi mendekati kapasitas maksimum kuotanya 3,168 juta barel per hari (bph) berdasarkan perjanjian dengan OPEC dan sekutunya, bersama-sama disebut OPEC+.

Komentarnya mengkonfirmasi pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang mengatakan kepada Presiden AS Joe Biden di sela-sela pertemuan G7 bahwa UEA berproduksi pada kapasitas maksimum dan bahwa Arab Saudi dapat meningkatkan produksi hanya 150.000 barel per hari, di bawah kapasitas cadangan papan namanya sekitar 2 juta bph.

Pendapatan minyak OPEC melonjak pada 2021 karena harga dan permintaan pulih dari yang terburuk dari pandemi COVID, sementara jumlah rig aktif anggotanya membukukan rebound moderat dan sumur baru yang selesai menurun, data dari grup menunjukkan.

Analis juga memperingatkan kerusuhan politik di Ekuador dan Libya juga bisa memperketat pasokan lebih lanjut.

Data inventaris di AS memang memberikan beberapa pengertian tentang peningkatan pasokan bahan bakar.

Stok bensin untuk pekan yang berakhir 24 Juni naik 2,9 juta barel dan pasokan bahan bakar sulingan meningkat 2,6 juta barel, menurut sumber pasar yang mengutip angka American Petroleum Institute pada Selasa. Namun, persediaan minyak mentah turun 3,8 juta barel.

Persediaan minyak mentah AS diperkirakan telah turun selama dua minggu terakhir, menurut jajak pendapat Reuters.

Laporan status minyak mingguan pemerintah minggu lalu tertunda karena masalah perangkat keras. Data untuk kedua minggu tersebut akan dipublikasikan bersama pada hari Rabu.

( inforexnews )

Most Popular

Minyak Menuju Kenaikan Mingguan Karena Kekhawatiran Resesi Mereda

Harga minyak merosot pada awal perdagangan pada hari Jumat di tengah ketidakpastian prospek permintaan berdasarkan pandangan yang kontras dari OPEC dan Badan Energi Internasional...

Dolar Tetap Dalam Tekanan Karena Pasar Menilai Kembali Taruhan Kenaikan Suku Bunga

Dolar sedikit lebih rendah pada hari Kamis menyusul penurunan 1% pada hari sebelumnya ketika data menunjukkan inflasi AS tidak sepanas yang diantisipasi pada bulan...

Harga Emas Bergerak Kuat Selama 4 Pekan Berturut

Harga emas telah bergerak kuat selama 4 pekan berturut yang terlihat pada perdagangan sesi Eropa 12 Agustus setelah 3 pekan berturut ekspansif. Pergerakan harga berada...

Harga Gula Naik Ikuti Kenaikan Harga Minyak Mentah

Harga gula pada penutupan pasar hari Kamis naik mengikuti kenaikan dari minyak mentah 2.9%.  Harga gula Oktober di ICE New York naik 21 sen...

Recent Comments