Friday, July 1, 2022
Home Berita Komoditas Harga Kopi Robusta Turun Dari Harga Tertinggi 1 bulan, Karena Menguatnya Indeks...

Harga Kopi Robusta Turun Dari Harga Tertinggi 1 bulan, Karena Menguatnya Indeks Dolar AS

Harga kopi pada penutupan pasar hari Kamis turun dengan harga kopi Robusta turun dari harga tertinggi 1 bulan, karena menguatnya indeks dolar yang menyebabkan terjadinya likuidasi.

Harga kopi Arabika Juli di ICE New York turun $3.55 (1.61%) menjadi $217.25 dan harga kopi Robusta Juli di ICE London turun 0.05%.

Indeks dolar AS menguat ke kurs tertinggi 19 ¼ tahun sehingga harga komoditas turun termasuk kopi.

Harga kopi Robusta naik pada hari Rabu ke harga tertinggi 1 bulan, karena kekhawatiran persediaan kopi berkurang setelah the Vietnam Coffee and Cocoa Association mengingatkan bahwa kenaikan harga pupuk akan mendorong petani kopi untuk mengurangi pemakaian pupuk yang akan menurunkan produksi kopi 10% pada musim berikut.

Harga kopi di Vietnam naik, petani di Central Highlands, Perkebunan kopi Terbesar di Vietnam menjual kopi seharga 41,000 – 42,500 dong ($1.79 – $1.85 ) per kg naik dari 39,000 – 40,000 dong pada minggu lalu, sehingga petani menjual hampir seluruh persediaannya.

Keterbatasan persediaan untuk memenuhi permintaan membuat harga meningkat, harga di pasar domestik juga naik mengikuti kenaikan di pasar global.

Ekspor kopi Vietnam diperkirakan akan meningkat 28.4% pada 4 bulan pertama tahun ini menjadi 752,000 ton, sama dengan 12.5 juta kantong @ 60 kg per kantong menurut General Statistics Office

Harga kopi Arabika sempat naik pada hari Kamis karena persediaan kopi sedikit dari Colombia. Negara produsen kopi Arabika terbesar ke dua di dunia. The Colombian Coffee Growers Federation melaporkan bahwa ekspor kopi di Colombia bulan April turun 18% dari tahun lalu menjadi 845,000 kantong.

Tanda bahwa persediaan kopi global berkurang akan meningkatkan harga kopi setelah the International Coffee Organization (ICO) melaporkan pada hari Selasa bahwa ekspor kopi global di 2022 dari Oktober – Maret turun 0.1% dari tahun lalu menjadi 66.25 juta kantong.

Harga kopi naik karena cuaca kering di Brazil, Somar Meteorologia pada hari Senin mengatakan bahwa curah hujan di Minas Gerais, daerah perkebunan kopi terbesar 30% dari seluruh area perkebunan kopi Brazil sebesar 2.5 mm (21% dari rata-rata )

Harga kopi mengalami penurunan karena kenaikan persediaan yang ada dalam pengawasan ICE pada 25 Maret , persediaan kopi Arabika naik ke jumlah tertinggi 2 ½ bulan pada 25 Maret dan persediaan kopi Robusta naik ke jumlah tertinggi 3 1/2 bulan. Persediaan kopi meningkat kembali setelah pada bulan lalu dilaporkan persediaan kopi Arabika di ICE turun ke jumlah terendah 22 tahun dan persediaan kopi Robusta turun ke jumlah terendah 3 ¼ tahun

Kekhawatiran akan ketatnya persediaan kopi global membuat harga kopi naik, pada 11 April , Cecafe, Brazil Export council melaporkan bahwa ekspor kopi hijau Brazil turun 5.8% dari tahun lalu menjadi 3.267 juta kantong. Colombia melaporkan pada 5 April bahwa produksi kopi di bulan Maret turun 13% dari tahun lalu menjadi 914,000 kantong.

The International Coffee Organization (ICO) mengubah perkiraan surplus kopi global 2020/21 menjadi defisit 3.13 juta kantong dari perkiraan sebelumnya surplus 1.2 juta kantong. The ICO menurunkan produksi kopi global menjadi 167.17 juta kantong dari168.88 juta kantong dan menaikkan perkiraan konsumsi global 2020/21 menjadi 170.30 juta kantong dari 167.68 juta kantong. Walaupun pada Rabu lalu Citigroup memperkirakan bahwa pasar kopi global di 2022/23 akan surplus 3.5 juta kantong dari defisit 7.3 juta kantong di 2021/22

Persediaan kopi hijau di AS bulan Maret naik 1% dari bulan lalu dan 2.5% dari tahun lalu menjadi 5.82 juta kantong menurut the Green Coffee Association pada hari Senin lalu.

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $215 dan berikut ke $210 sedangkan resistant pertama di $ 225 dan berikut ke $233.

( vibiznews )

Most Popular

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru menunjukkan belanja konsumen AS naik kurang dari...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+ mengatakan akan tetap pada rencana kenaikan produksi...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang lebih rendah berarti jumlah koin keseluruhan bertambah. Kembali...

Coinbase ingin Ekspansi ke Eropa di tengah Crypto Winter

Coinbase memperluas operasinya ke berbagai negara di Eropa di tengah “crypto winter.” Meskipun memberhentikan banyak karyawan dan membatalkan tawaran pekerjaan, wakil presiden Coinbase Nana...

Recent Comments