Wednesday, August 10, 2022
Home Berita Komoditas Harga Kopi Naik Tajam Produksi Colombia Turun

Harga Kopi Naik Tajam Produksi Colombia Turun

Harga kopi pada penutupan pasar hari Kamis naik tajam karena berkurangnya produksi Colombia 22% menjadi 944,000 kantong. 

Harga kopi Arabika September naik $4.65 (2.17%) menjadi $219.30. Harga kopi Robusta September di ICE London naik 0.94%. 

The National Federation of Coffee Growers melaporkan hari Rabu produksi kopi Colombia di bulan Juli turun 22% dari tahun lalu menjadi 944,000 kantong. 

Persediaan kopi dalam pengawasan ICE terendah 23 tahun menjadi 695,135 kantong, terendah sejak 1999. 

Cuaca kering di Brazil akan mengurangi hasil kopi di Brazil. Somar Meteorologia melaporkan pada hari Senin curah hujan 0.6 mm pada minggu lalu di Minas Gerais atau 17% dari rata-rata.  

Harga kopi turun karena meningkatnya ekspor kopi global. The International Coffee Organization (ICO) pada 2 Agustus melaporkan ekspor kopi global dibulan Juni naik 1.3% dari tahun lalu menjadi 1.11 juta kantong. Kumulatif ekspor dari Oktober – Juni naik 0.5% dari tahun lalu menjadi 98.77 juta kantong.  

Honduras, produsen kopi Arabika terbesar ke 4 dunia pada 1 Agustus melaporkan ekspor kopi kopi Juli turun 38% dari tahun lalu menjadi 409,668 kantong karena panen turun.  

Ekspor kopi Colombia Juni naik 6% dari tahun lalu menjadi 939,000 kantong menurut the Colombia Coffee Growers Federation pada 6 Juli. 

Ekspor kopi hijau Brazil di bulan Juni naik 0.6% dari tahun lalu menjadi 2.793 juta kantong menurut Cecafe pada 6 Juli.   

Melimpahnya persediaan kopi Robusta menurunkan harga. Vietnam’s General Department of  Customs pada Jumat lalu melaporkan Ekspor kopi Robusta Vietnam di 2022 Januari – Juli naik 18.4% dari tahun lalu menjadi 1.144 MMT.  

USDA pada 7 Juni memperbaiki Perkiraan produksi kopi Vietnam di 2021-22 dinaikkan menjadi 31.58 juta kantong dari 31.1 juta kantong. Untuk produksi tahun 2022/23 turun 2.2% Dari tahun lalu menjadi 30.9 juta kantong.  

Data dari Safras and Mercado bahwa petani kopi di Brazil sudah selesai panen kopi 2022/23 sebesar 75% sampai  26 Juli. Masih lambat dibawah rata-rata 5 tahun 80%.  

Harga kopi masih melanjutkan penurunannya setelah Laporan USDA bi-annual pada 23 Juni. Perkiraan produksi kopi Arabika global di 2022/23 naik 4.7% menjadi 174.95 juta kantong. Laporan dari USDA Perkiraan persediaan akhir kopi global di 2022/23 naik 6.3% dari tahun lalu menjadi 34.704 juta kantong dari USDA.    

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $213 dan berikut ke $203. Resistant pertama di $ 219 dan berikut ke $226.

( vibiznews )

Most Popular

Circle Bekukan Alamat Tornado Cash yang Masuk Blacklist

Agregator data kripto Dune Analytics mengatakan bahwa, pada hari Senin, Circle, penerbit stablecoin USD Coin (USDC), membekukan dana senilai lebih dari 75.000 USDC yang...

Reserve Bank of Australia Akan Mengeksplorasi Kasus Penggunaan untuk CBDC

Reserve Bank of Australia mempertimbangkan perlombaan mata uang digital bank sentral (CBDCs) untuk mengeksplorasi kasus penggunaan CBDC di negara tersebut. Ini akan berkolaborasi dengan...

Rupiah Rabu Siang Melemah ke Rp14.872/USD; Koreksi Paska 2 Hari Rally

Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (10/8), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah sedikit loss sesi paginya, sementara dollar AS di...

Harga Tembaga Naik ke Tertinggi 1 bulan

Harga tembaga naik ke tertinggi 1 bulan pada hari Selasa. Permintaan meningkat dan melemahnya dolar AS.   Harga tembaga di London Metal Exchange naik 0.3 %...

Recent Comments