Friday, May 20, 2022
Home Berita Komoditas Harga Kopi Arabika Naik Sedikit Dari Harga Terendah 4 Minggunya

Harga Kopi Arabika Naik Sedikit Dari Harga Terendah 4 Minggunya

Harga kopi pada penutupan pasar hari Kamis mixed, Harga kopi Arabika kembali naik dari harga terendah 4 minggu pada hari Kamis minggu lalu. Harga kopi tertekan karena permintaan berkurang dan persediaan yang diawasi ICE pada hari Rabu naik ke jumlah tertinggi 8 bulan dan curah hujan di Brazil meningkat diatas rata-rata.

Harga kopi Arabika Maret di ICE New York naik 10 sen (0.08%) menjadi $121.20 dan harga kopi Robusta di ICE London turun 0.82%

Harga tertekan karena persediaan kopi Arabika yang dalam pengawasan ICE meningkat mencapai jumlah tertinggi 8 bulan menjadi 1.688 juta kantong  sedangkan persediaan kopi robusta dalam pengawasan ICE mencapai jumlah tertinggi 10 bulan.

Curah hujan di Minas Gerais, daerah perkebunan terbesar di Brazil sebesar 78.5 mm pada minggu terakhir atau 160% dari rata-rata.

Pada hari Rabu kopi Robusta turun ke harga tertinggi 3 ½ minggu karena berkurangnya persediaan di Vietnam. Menurut Vietnam General statistics Office pada hari Kamis bahwa ekspor kopi turun 17.6 % dari tahun lalu menjadi 120,000 MT. Juga menurut the Vietnam National Coffee  Association pada 19 Januari lalu bahwa produksi kopi Vietnam turun 10 -15% tahun ini karena bencana alam dan pengurangan investasi karena harga yang murah.

Laporan dari Cecafe pada hari Selasa bahwa ekspor Brazil pada bulan Januari turun 9.3% dari tahun lalu menjadi 2.65 juta kantong.

Kopi Arabika pada hari Kamis turun ke terendah 4 minggu karena permintaan berkurang akibat lockdown pandemi covid 19 yang menutup restoran dan cafe. ICO pada hari Senin melaporkan bahwa perkiraan produksi global di 2020/21 naik 1.9% dari tahun lalu menjadi 171.896 juta kantong dari surplus kopi global di 2020/21 5.268 kantong, naik 27% dari tahun lalu ke tertinggi 3 tahun. Persediaan kopi global menurut ICO dari Oktober – Desember hampir sama namun ekspor naik 6.1% dari tahun lalu menjadi 31.59 juta kantong.

Petani Colombia melaporkan bahwa ekspor kopi Colombia naik 3% dari tahun lalu menjadi 1.102 juta kantong. Colombia negara produsen kopi arabika terbesar ke dua di dunia.

Persediaan kopi dalam pengawasan ICE sebesar 1.688 juta kantong.

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $119 kemudian ke $116 sedangkan resistant pertama di $122 kemudian ke $124

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

Most Popular

Harga Kedelai Naik, Karena Ekspor Mingguan Meningkat

Harga kedelai kembali naik pada penutupan pasar hari Kamis, setelah Laporan Ekspor Mingguan, dimana ekspor mingguan kedelai meningkat, hanya minyak kedelai masih turun, karena...

Rupiah Jumat Siang Rebound ke Rp14.665/USD; Bangkit dari Tekanan 5 Hari

Dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (20/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau rebound menguat setelah tertekan 5 hari, mengurangi sebagian gain sesi...

Harga Minyak Sawit Turun Setelah Presiden Jokowi Membuka Kembali Ekspor Minyak Sawit 23 Mei 2022

Harga minyak sawit turun pada penutupan pasar hari Kamis setelah Presiden Jokowi memberi pengumuman bahwa akan membuka ekspor minyak sawit dan turunannya pada hari...

Hanya Harga Gandum yang Turun, Harga Kedelai dan Jagung Masih Naik

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 19 Mei 2022 Harga biji-bijian mixed , setelah Laporan Penjualan Ekspor Mingguan pada hari...

Recent Comments