Tuesday, July 5, 2022
Home Berita Komoditas Harga Kopi Arabika Naik Ke Harga Tertinggi 3 Minggu

Harga Kopi Arabika Naik Ke Harga Tertinggi 3 Minggu

Harga kopi pada penutupan pasar hari Selasa melanjutkan kenaikan hari Senin dengan harga kopi Arabika naik ke harga tertinggi 3 minggu dan harga kopi Robusta naik ke harga tertinggi 1 minggu. Harga kopi naik karena kekhawatiran tanaman akan beku pada minggu ini di Brazil.

Harga kopi Arabika Juli di ICE New York naik $2.40 (1.07%) menjadi $227.20 dan harga kopi Robusta Juli di ICE London naik 0.81%.

Climatempo pada hari Senin memperkirakan cuaca dingin pada hari Rabu akan melanda Minas Gerais sehingga tanaman akan beku dan produksi dapat berkurang.

Harga kopi Arabika juga naik pada hari Selasa karena menguatnya real Brazil ke kurs tertinggi 1 ½ minggu terhadap dolar. Menguatnya real membuat harga kopi Brazil lebih mahal apabila dibeli dengan mata uang selain dari real akibatnya ekspor kopi Arabika berkurang.

Harga kopi Robusta naik pada hari Rabu ke harga tertinggi 5 minggu, karena kekhawatiran persediaan kopi berkurang setelah the Vietnam Coffee and Cocoa Association mengingatkan bahwa kenaikan harga pupuk akan mendorong petani kopi untuk mengurangi pemakaian pupuk yang akan menurunkan produksi kopi 10% pada musim berikut.

Peningkatan persediaan kopi di AS menurunkan harga setelah the Green Coffee Association melaporkan pada hari Senin bahwa persediaan kopi hijau di AS pada bulan April naik 1.5% dari bulan lalu dan naik 2.5% dari tahun lalu menjadi 5.907 juta kantong

Pada hari Selasa lalu harga kopi Arabika turun ke harga terendah 6 1/4 bulan dan harga kopi Robusta turun ke harga terendah 2 1/4 bulan. Harga kopi turun karena kondisi kekeringan berkurang di Brazil, Somar Meteorologia pada minggu kedua hari Senin mengatakan bahwa curah hujan di Minas Gerais, daerah perkebunan kopi terbesar 30% dari seluruh area perkebunan kopi Brazil sebesar 13.2 mm (138 % dari rata-rata )

Harga kopi tertekan karena permintaan kopi global berkurang. Cina pada hari Jumat lalu mengatakan akan melanjutkan lockdown di Shanghai & Beijing sehingga restoran dan kafe di sana ditutup pemintaan kopi berkurang di Cina. Juga invasi Rusia terhadap Ukraina membuat ekspor kopi Brazil turun. Pada bulan Maret ekspor kopi Brazil ke Rusia turun 72% dari bulan lalu dan ke Ukraina ekspor berkurang 62%.

Harga kopi Arabika naik pada karena persediaan kopi sedikit dari Colombia. Negara produsen kopi Arabika terbesar ke dua di dunia. The Colombian Coffee Growers Federation melaporkan pada 5 Mei bahwa ekspor kopi di Colombia bulan April turun 18% dari tahun lalu menjadi 845,000 kantong.

Tanda bahwa persediaan kopi global berkurang akan meningkatkan harga kopi setelah the International Coffee Organization (ICO) melaporkan pada 2 Mei 2022 bahwa ekspor kopi global di 2022 dari Oktober – Maret turun 0.1% dari tahun lalu menjadi 66.25 juta kantong.

Harga kopi mengalami penurunan karena kenaikan persediaan yang ada dalam pengawasan ICE pada 25 Maret , persediaan kopi Arabika naik ke jumlah tertinggi 3 bulan pada 25 Maret dan persediaan kopi Robusta naik ke jumlah tertinggi 4 bulan. Persediaan kopi meningkat kembali setelah pada bulan lalu dilaporkan persediaan kopi Arabika di ICE turun ke jumlah terendah 22 tahun dan persediaan kopi Robusta turun ke jumlah terendah 3 ¼ tahun

Kekhawatiran akan ketatnya persediaan kopi global membuat harga kopi naik, pada 11 April , Cecafe, Brazil Export council melaporkan bahwa ekspor kopi hijau Brazil turun 5.8% dari tahun lalu menjadi 3.267 juta kantong. Colombia melaporkan pada 5 April bahwa produksi kopi di bulan Maret turun 13% dari tahun lalu menjadi 914,000 kantong.

Ekspor kopi Vietnam diperkirakan akan meningkat 28.4% pada 4 bulan pertama tahun ini menjadi 752,000 ton, sama dengan 12.5 juta kantong @ 60 kg per kantong menurut General Statistics Office

The International Coffee Organization (ICO) mengubah perkiraan surplus kopi global 2020/21 menjadi defisit 3.13 juta kantong dari perkiraan sebelumnya surplus 1.2 juta kantong. The ICO menurunkan produksi kopi global menjadi 167.17 juta kantong dari168.88 juta kantong dan menaikkan perkiraan konsumsi global 2020/21 menjadi 170.30 juta kantong dari 167.68 juta kantong. Walaupun pada Rabu lalu Citigroup memperkirakan bahwa pasar kopi global di 2022/23 akan surplus 3.5 juta kantong dari defisit 7.3 juta kantong di 2021/22

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $220 dan berikut ke $209 sedangkan resistant pertama di $ 230 dan berikut ke $237.

( vibiznews )

Most Popular

Rekomendasi Emas 5 Juli 2022: Turun karena kekuatiran akan kenaikan tingkat bunga the Fed

Harga emas diperdagangkan turun pada awal perdagangan sesi AS hari Senin. Harga emas tertekan oleh sentimen pasar yang positip terhadap resiko dan ditambah lagi...

Rekomendasi Minyak 5 Juli 2022: Berhasil Naik ke $108.00

Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada hari Senin berhasil naik dan diperdagangkan di sekitar $108.75 di...

Rekomendasi EUR/USD 5 Juli 2022: Bertahan di 1.0430 Meskipun Data Eropa Mengecewakan

EUR/USD diperdagangkan pada teritori positip di sekitar 1.0430 meskipun data ekonomi yang dirilis mengecewakan. Inflasi Produsen bulan Mei di area euro naik dengan kecepatan...

Rekomendasi GBP/USD 5 Juli 2022: Bertahan di Atas 1.2100 karena Sentimen Pasar Membaik

GBP/USD bertahan di atas 1.2100 di sekitar 1.2114 pada hari Senin dengan dollar AS harus berjuang untuk mendapatkan permintaannya di tengah lingkungan pasar yang...

Recent Comments