Monday, May 23, 2022
Home Berita Komoditas Harga Kopi Arabika Naik ke Harga Tertinggi 1 1/2 Minggu

Harga Kopi Arabika Naik ke Harga Tertinggi 1 1/2 Minggu

Harga kopi pada penutupan pasar hari Senin naik, harga kopi Arabika naik ke harga tertinggi 1 ½ minggu dan harga kopi Robusta naik ke harga tertinggi 1 minggu, karena curah hujan berkurang menurut Somar Meteorologia pada hari Senin, menyebabkan cuaca kering bisa berlanjut. Harga kopi Robusta naik karena ekspor Vietnam turun.

Harga kopi Arabika di ICE New York naik $2.40 (1.95%) menjadi $125.35 dan Harga kopi Robusta di ICE London naik 1.07%.

Laporan dari Somar Meteorologia pada hari Senin, di Minas Gerais daerah perkebunan kopi terbesar di Brazil curah hujannya 1.5 mm pada minggu terakhir hanya 3% dari rata-rata.  Dengan curah hujan yang kecil maka kemungkinan kekeringan akan berlanjut.

Pada hari Senin harga kopi sempat turun pada perdagangan awal karena laporan International Coffee Organization (ICO) bahwa ekspor kopi global naik 6.1%  dari tahun lalu menjadi 31.59 juta kantong.

Vietnam General Statistics Office melaporkan pada hari Kamis bahwa ekspor Vietnam di bulan Januari turun 17.6% dari tahun lalu menjadi 120,000 MT.

Conab memperkirakan bahwa produksi kopi arabika Brazil turun 35.7% dari tahun lalu ke jumlah terendah 12 tahun sebesar 31.35 juta kantong, penurunan produksi kopi karena tanaman sudah tua perlu diganti dan tanaman memerlukan air yang cukup.

Vietnam National Coffee Association pada 19 Januari lalu mengatakan bahwa produksi kopi robusta Vietnam turun 10 -15% pada tahun ini karena bencana alam dan rendahnya investasi di tanaman kopi karena harganya yang murah.

Persediaan kopi Arabika dalam pengawasan ICE naik  selama 3 bulan terakhir. Persediaan kopi Arabika naik ke tertinggi 6 ½ bulan menjadi 1.622 juta kantong dari jumlah terendah 20 ¾ tahun sebesar 1.096 juta kantong pada tanggal 5 Oktober, sedangkan persediaan kopi Robusta naik menjadi ke tertinggi 9 ½ bulan pada hari Rabu, naik dari jumlah terendah 2 tahun sebesar 10,808 lot pada 14 Oktober.

Menurut Conab hari Kamis lalu bahwa produksi kopi Robusta Brazil di 2021 diperkirakan naik 16% dari tahun lalu menjadi 16.6 juta kantong.

Perkiraan dari perusahaan kopi Brazil Cooxupe pada 21 Januari lalu ekspor Brazil di 2021 naik 20% dari tahun lalu menjadi 6 juta kantong.

Analisa tehnikal untuk kakao dengan support pertama di $2,480 dan berikut ke $2,440 sedangkan resistant pertama di $2,600 dan berikut ke $2,650.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

Most Popular

Harga Kedelai Naik, Karena Ekspor Mingguan Meningkat

Harga kedelai kembali naik pada penutupan pasar hari Kamis, setelah Laporan Ekspor Mingguan, dimana ekspor mingguan kedelai meningkat, hanya minyak kedelai masih turun, karena...

Rupiah Jumat Siang Rebound ke Rp14.665/USD; Bangkit dari Tekanan 5 Hari

Dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (20/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau rebound menguat setelah tertekan 5 hari, mengurangi sebagian gain sesi...

Harga Minyak Sawit Turun Setelah Presiden Jokowi Membuka Kembali Ekspor Minyak Sawit 23 Mei 2022

Harga minyak sawit turun pada penutupan pasar hari Kamis setelah Presiden Jokowi memberi pengumuman bahwa akan membuka ekspor minyak sawit dan turunannya pada hari...

Hanya Harga Gandum yang Turun, Harga Kedelai dan Jagung Masih Naik

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 19 Mei 2022 Harga biji-bijian mixed , setelah Laporan Penjualan Ekspor Mingguan pada hari...

Recent Comments