Friday, September 24, 2021
Home Berita Komoditas Harga Kedelai Turun Progress Pertumbuhan Tanaman Lebih Cepat

Harga Kedelai Turun Progress Pertumbuhan Tanaman Lebih Cepat

Harga kedelai pada penutupan pasar hari Senin turun setelah laporan pengiriman ekspor mingguan dimana terlihat ada kenaikan ekspor namun karena laporan progress tanaman yang lebih cepat dari rata-rata membuat harga kedelai menjadi turun.

Harga kedelai Nopember di CBOT turun 1.75 sen (0.14%) menjadi $12.8475 per bushel. Harga soymeal naik $2.7 (0.79%) menjadi $345.25 per ton dan harga minyak kedelai tidak berubah di $55.99 .

Harga kedelai turun pada penutupan pasar hari Senin setelah Laporan progress pertumbuhan tanaman mingguan sampai 12 September sebesar 38% kedelai melepas daunnya lebih cepat dari rata-rata 29%.

Pada pagi hari ada laporan penjualan swasta sebesar 132k MT kedelai ke Cina.

Laporan Ekspor mingguan sebesar 105,368 MT kedelai dikirim sampai 9 September, pengiriman dari Teluk tidak ada pada minggu ini. Negara tujuan terbesar adalah Cina 61% dan Mexico 26% dari total

Perkiraan analis untuk Laporan bulanan pengilingan kedelai dari NOPA sebesar 154.183 mbu di bulan Agustus. Persediaan minyak kedelai diperkirakan 1.555 milyar lbs.

The Rosario Grains Exchange melaporkan perkiraan hasil panen 2021/22 sebesar 48.8 MMT di Bulan September. Ini turun 200k MT dari perkiraan sebelumnya karena luas ladang kedelai terendah 15 tahun. USDA memperkirakan di 2021/21 hasil kedelai sebesar 52 MMT pada hari Jumat.

Laporan Bulanan Perkiraan Persediaan dan Permintaan WASDE untuk kedelai pada hari Jumat.

Perkiraan hasil panen kedelai di AS September sebesar 50.6 bpa naik 0.6 bpa dari 5 bpa di bulan Agustus dibanding 50.8 bpa sesuai trend. Luas area penanaman naik 400k area menjadi 87.2 juta dan yang dapat dipanen berkurang 300k menjadi 86.4 juta are. Produksi kedelai AS sebesar 4.374 bbu, sesuai dengan 4.337 bbu perkiraan pedagang naik 35 mbu dari perkiraan Agustus.

Persediaan kedelai diperkirakan naik 15 mbu di 2020/21 karena pengurangan dari penggilingan, untuk persediaan baru jumlahnya dinaikkan 30 mbu menjadi 185 mbu. Pedagang memperkirakan naik 26 mbu menjadi 181 mbu. Produksi yang meningkat dikurangi dengan turunnya 25 mbu penggilingan tetapi ekspor naik 35 mbu. Persediaan kedelai global sebesar 95.08 MMT di 2020/21 dan 98.89 di 2021/22.

FAS melaporkan penjualan ekspor mingguan pada hari Jumat sebesar 1.806 MMT untuk persediaan lama dan pesanan baru sebesar 1.472 MMT walaupun 512k MT sudah dilaporkan sebelumnya. Dari persediaan baru sebesar 21 MMT sampai 2 September atau 29% dibawah tahun lalu. Data ekspor mingguan untuk kedelai 2020/21 sebesar 2.226 bbu atau 97.6% dari perkiraan USDA.

Analisa tehnikal untuk kedelai support pertama di $12.63 berikut ke $12.28 sedangkan resistant pertama di $13.00 dan berikut ke $13.09.

( vibiznews )

Most Popular

Harga Biji-bijian Semua Naik Pada Penutupan Pasar Hari Kamis

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 23 September 2021 , harga biji-bijian semua naik setelah Laporan Ekspor Mingguan...

Harga Kakao Turun sedangkan Harga Kopi dan Gula Naik Pada Hari Kamis

Pergerakan pasar untuk Soft Commodities pada hari Kamis 23 September 2021, Harga Soft Commodities mixed , harga kopi Arabika naik ke harga...

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (24 September 2021); Inflasi Rendah Terkendali

Mencermati kondisi perekonomian Indonesia khususnya sebagai dampak penyebaran Covid-19, Bank Indonesia menyampaikan perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah secara periodik, demikian rilis dari...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 24 September 2021

Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang menarik.

Recent Comments