Friday, September 17, 2021
Home Berita Komoditas Harga Kedelai Turun Karena Ekspor Menurun

Harga Kedelai Turun Karena Ekspor Menurun

Harga kedelai turun pada penutupan pasar hari Selasa sementara menantikan Laporan Bulanan Perkiraan Persediaan dan Permintaan WASDE pada hari Jumat, diperkirakan persediaan akan naik karena produksi meningkat dan ekspor menurun.

Harga kedelai Nopember di CBOT turun 15 sen (1.16%) menjadi $12.77 perbushel, soymeal turun $3.20 (0.94%) menjadi $337.80 per ton, dan harga minyak kedelai turun $1.24 (2.10%) menjadi $57.76.

Harga kedelai turun pada penutupan pasar hari Selasa setelah laporan NASS, progress pertumbuhan tanaman 96% sudah berbuah sama dengan rata-rata 5 tahun. Sampai 5 September 18% sudah melepaskan daun lebih cepat 3 tahun dari rata-rata.

Laporan pengiriman ekspor mingguan untuk kedelai sebesar 68,059 MT kedelai dikirim sampai 2 September, termasuk 18,778 MT untuk periode tahun marketing 21/22. Dengan adanya laporan mingguan maka total kedelai yang dikirim di 2020/21 sebesar 2.18 milyar bushel.

Barchart’s cmdyView hasil kedelai nasional kedelai berkuraan 0.23 bpa menjadi 51.32 bpa.Perkiraan cmdyView bahwa ada tambahan 10k are menjadi 86.7 juta are sehingga hasil kedelai di 2021/22 sebesar 4.45 bbu.

Perkiraan pedagang dari laporan persediaan bertambah 7.8 mbu kedelai dari persediaan lama. Rata-rata perkiraan persediaan lama sebesar 167.8 juta bushel. Dari persediaan baru jumlah persediaan antara 132 mbu – 260 mbu dengan rata-rata 181.5 mbu, naik dari 26.5 mbu dari bulan Agustus.

Bulan Agustus cuacanya sangat baik untuk produksi kedelai sehingga pada laporan bulanan USDA hari Jumat akan ada peningkat. Dengan panen yang meningkat dan ekspor yang menurun membuat persediaan akan meningkat

Impor kedelai Cina turun di bulan Agustus dari tahun lalu menurut laporan dari bea cukai Cina pada hari Selasa karena mahalnya harga kedelai di pasar international.

Cina, negara pembeli kedelai terbesar di dunia membeli 9.49 juta ton kedelai pada bulan Agustus turun 9.6 juta ton dari tahun lalu, menurut General Administration Customs. Impor Agustus naik 9.5% dari 8.67 juta ton di bulan Juli.

Analisa tehnikal untuk kedelai dengan suppor pertama di $12.69 dan berikut ke $12.41 sedangkan resistant pertama di $13.09 dan berikut ke $13.39.

( vibiznews )

Most Popular

MoU PT SMI dan Bloomberg Philanthropies Tunjukkan Komitmen Indonesia Transisi ke Energi Bersih

Saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara PT SMI dan Bloomberg Philanthropies, yang dilakukan secara virtual pada...

Ekspor Indonesia Agustus 2021 Mencapai Rekor Tertinggi US$ 21,42 Miliar

Di tengah pandemi yang masih berlangsung, pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut hal ini dapat dilihat dari nilai ekspor Indonesia terakselerasi positif. Pada...

Harga Karet Naik Dua Hari Berturut-turut

Harga karet kembali naik pada hari Rabu karena data ekonomi yang melemah,lebih lemah dari data ekonomi dan kenaikan kasus virus corona di...

Rupiah Kamis Berakhir Balik Terkoreksi ke Rp14.252/USD; Dollar di Eropa Menanjak, Perhatian ke Pertemuan the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (16/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir balik terkoreksi, melepas gain sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments