Sunday, September 19, 2021
Home Berita Komoditas Harga Kedelai Naik Setelah Laporan Penjualan Ekspor Mingguan

Harga Kedelai Naik Setelah Laporan Penjualan Ekspor Mingguan

Harga kedelai kembali naik pada penutupan pasar hari Kamis setelah laporan penjualan ekspor mingguan.

Harga kedelai Nopember di CBOT naik 5.50 sen (0.43%) menjadi $12.8325 per bushel, harga soymeal Desember turun $3.5 (1.02%) menjadi $340 per ton dan harga minyak kedelai naik 85 sen (1.47%) menjadi $58.79.

Harga kedelai pada penutupan pasar hari Kamis mixed dengan harga kedelai dan minyak kedelai naik setelah Laporan Ekspor mingguan sebesar 68,224 MT dari persediaan lama sampai 26 Agustus. Ekspor yang belum dikirim 1.941 MMT sampai 26 Agustus dengan 60.287 MMT (2.215 bbu) dikirim sampai tahun marketing ini .

Untuk persediaan baru kedelai yang dipesan sampai 26 Agustus sebesar 2.133 MMT diatas perkiraan di 1.4 MMT. Cina membeli 1.264 MMT untuk pengiriman 2021/22 , yang sudah diumumkan di laporan harian baru 394k MT. Negara yang tidak dikenal membeli 654k MT walaupun baru diumumkan 132,150MT di laporan harian. Total pembelian forward sebesar 26% dari tahun lalu yaitu 17.75 MMT.

Penjualan soymeal dilaporkan 414,285 MT diatas perkiraan, untuk minyak kedelai USDA melaporkan 4,855 MT dipesan dalam minggu ini sampai 26 Agustus.

The Egyptian GASC membuat tender di pasar Internasional untuk membeli minyak kedelai untuk pengiriman akhir Oktober.

Monthly Census data mengumumkan ekspor kedelai di bulan Juli sebesar 34.75 mbu, ini naik 2.2% dari pengiriman Juni tetapi bulan Juli ekspornya terendah sejak 2014. Akumulasi ekspor pada tahun marketing 2020/21 sebesar 2.217 bbu sampai bulan Juli, sementara ekspor Agustus memerlukan 42.66 mbu lagi untuk mencapai perkiraan WASDE sebesar 2.26 bbu.

Petani kedelai di Brazil menyimpan hasil panen kedelai daripada menjualnya karena berharap akan adanya kenaikan harga.

Kekhawatiran akan badai La Nina, yang akan memberi pengaruh cuaca di Amerika Selatan sehingga petani dan pedagang memperkirakan adanya penurunan panen.

Situasi politik akan membuat real Brazil melemah pada beberapa bulan ke depan.

Analisa tehnikal untuk kedelai mixed dengan support pertama di $12.60 berikut ke $12.28 sedangkan resistant pertama di $13.09 dan berikut ke $13.39

( vibiznews )

Most Popular

Harga Minyak Dunia Turun, WTI Dipatok USD71,9/Barel

JAKARTA - Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu pagi WIB), karena perusahaan-perusahaan energi di Teluk Meksiko AS...

Harga Emas Berjangka Turun Tertekan Penguatan Dolar

JAKARTA - Harga emas berjangka melanjutkan penurunannya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas memperpanjang kerugian untuk hari ketiga berturut-turut...

Ada Omnibus Law dan OSS, Indonesia Ajak Pengusaha Thailand Tingkatkan Investasi

Investor Thailand harus memanfaatkan kemudahan investasi di Indonesia seiring semakin kondusifnya iklim investasi di Tanah Air saat ini. Hal...

Indeks Dolar AS Sentuh Level Tertinggi dalam 3 Minggu

Nilai tukar (kurs) Dolar mencapai tertinggi tiga minggu terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Dolar...

Recent Comments