Sunday, September 25, 2022
Home Berita Komoditas Harga Kakao Turun Menguatnya USD

Harga Kakao Turun Menguatnya USD

Harga kakao pada penutupan pada pasar hari Rabu turun. Menguatnya indeks dolar AS ke tertinggi 1 minggu hari Rabu, investor melakukan likuidasi di kakao berjangka. 

Harga kakao September di ICE New York turun $45 (1.88%) menjadi $2,355 per ton. Harga kakao September di ICE London turun 1.47%. 

Pada hari Rabu, Harga kakao di New York naik ke harga tertinggi 4 minggu dan harga kakao di London naik ke  harga tertinggi 2 minggu.  

Ekspor kakao Nigeria di bulan Juni turun 38% dari tahun lalu menjadi $13,385 MT. 

Permintaan kakao global pada Q2 beragam :  

  • The Cocoa Association of Asia (CCA) melaporkan hari Jumat, permintaan kakao Q2 naik 3.6% dari tahun lalu menjadi 228,895 MT. Mencapai rekor baru secara kuartalan dan tertinggi ke dua.  
  • Permintaan kakao Eropa turun di kuartal  ke 2.  The European Cocoa Association melaporkan pada 20 Juli lalu permintaan kakao digiling di kuartal ke 2 turun 2.5% dari kuartal 1 menjadi 364,081 MT. 
  • The National Confectioners Association pada 22 Juli melaporkan permintaan kakao yang digiling dari Amerika Utara pada Q2 turun 6.3% dari tahun lalu menjadi 115,899 MT.

Laporan Penjualan Coklat : 

  • Tanda bahwa permintaan kakao berkurang harga kakao turun ke terendah 1 tahun 14 Juli . Laporan IRI penjualan coklat AS turun 1.5% dari tahun lalu dalam 13 Minggu sampai 12 Juni. 
  • Laporan dari Barry Callebaut, penjualan coklat naik 9.1% dalam 9 bulan tahun marketing 2021/22 sampai 31 Mei.  

Persediaan kakao melimpah di Ivory Coast.  Pemerintah Ivory Coast melaporkan bahwa petani mengirim kakao ke pelabuhan 2.365 MMT dari 1 Oktober -24 Juli naik 0.6% dari tahun lalu.  

Harga kakao      naik  karena Laporan ICCO pada 1 Juni bahwa cuaca dan hama tidak mempengaruhi produksi pada tahun ini, tetapi yang mempengaruhi biaya pengangkutan dan harga pupuk. The ICCO mengatakan kekurangan pupuk membuat kuantitas dan kualitas dan ukuran dari biji kakao berkurang pada tahun depan. 

Pada 28 Februari The International Cocoa Organization (ICCO) memperkirakan produksi kakao global 2021/22 turun 5.2% dari tahun lalu menjadi 4.955 MMT dari rekor tahun 2020/21 di 5.226 MMT. ICCO juga memperkirakan pasar kakao global menjadi defisit – 181,000 MT dari surplus 215,000 di 2020/21. 

Analisa tehnikal untuk kakao support pertama di $2,350 dan berikut di $2,290  . Resistant pertama di $2,420  dan berikut di $2,480 

( vibiznews )

Most Popular

Rupiah Jumat Ditutup Melemah ke Rp15.037/USD; Dollar di Eropa Perkasa 2 Dekade Lebih Tertingginya

Dalam pergerakan pasar uang akhir pekan Jumat sore ini (23/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau ditutup melemah di hari keenamnya, menambah sedikit loss...

Harga Gula Naik Ke Tertinggi 1 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Kamis naik. Harga gula di New York naik tertinggi 1 minggu. Naiknya harga minyak mentah pada hari Kamis...

Harga Kedelai Turun, Indeks Dolar AS Menguat

Harga kedelai pada hari Kamis turun karena menguatnya indeks dolar AS. Penjualan pada minggu lalu turun karena harga kedelai dari luar AS lebih murah.  Menguatnya...

Stabilitas Nilai Tukar Rupiah Tetap Terjaga Di Tengah Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

Saat menyampaikan keputusan Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan BI7DRR, Gubernur BI menyampaikan juga beberapa hal penting. Stabilitas nilai tukar Rupiah tetap...

Recent Comments