Friday, July 1, 2022
Home Berita Komoditas Harga Kakao Turun Karena Menguatnya Indeks Dolar AS

Harga Kakao Turun Karena Menguatnya Indeks Dolar AS

Harga kakao pada penutupan pasar hari Rabu turun karena menguatnya indeks dolar menurunkan harga komoditas termasuk kakao. Turunnya indeks saham akan membuat investor melikuidasi posisi di pasar komoditas untuk membayar kerugian di pasar saham.

Harga kakao Juli di ICE New York turun $43 (1.71%) menjadi $2,470 per ton dan harga kakao Juli di ICE London turun 0.39%.

Laporan dari pemerintah di Ivory Coast petani kakao di Ivory Coast mengirimkan ke pelabuhan secara kumulatif 2.10 MMT kakao dari 1 Oktober – 15 Mei turun 0.5% dari tahun lalu.

Harga kakao naik karena tanda-tanda menguatnya permintaan kakao global. Menurut Gepex, group eksportir dari 6 negara eksportir terbesar di dunia, pada hari Rabu bahwa kakao yang diproses sebesar 49,148 MT di bulan April naik 16.3% dari tahun lalu.

Kenaikan persediaan di Nigeria, negara produsen kakao terbesar ke empat di dunia membuat harga kakao turun setelah pada 27 April Nigeria mengumumkan ekspor bulan Maret meningkat 31.4% dari tahun lalu menjadi 28,149 MT.

Produksi dari Cameroon, produsen kakao ke lima terbesar di dunia perkiraan produksi di 2021/22 naik 20% dari tahun lalu menjadi 350,400 MT menurut the Cocoa Development Corp pada 13 April.

Pada 22 April harga kakao turun karena kekhawatiran permintaan turun. Harga kakao tertekan karena permintaan kakao yang digiling dari Amerika Utara pada kuartal 1 turun 2.8% dari tahun lalu menjadi 114,694 MT menurut the North American Confectioners Association. The Cocoa Association of Asia melaporkan permintaan kakao yang digiling pada kuartal 1 turun 0.25% dari tahun lalu menjadi 213,313 MT.

Namun faktor yang menaikkan harga kakao permintaan kakao naik setelah the European Cocoa Association melaporkan pada 14 April bahwa permintaan kakao yang diproses pada kuartal1 naik 4.4% dari tahun lalu menjadi 373,498 ton tertinggi dalam 10 tahun.

Pada 28 Februari The International Cocoa Organization (ICCO) memperkirakan produksi kakao global 2021/22 turun 5.2% dari tahun lalu menjadi 4.955 MMT dari rekor tahun 2020/21 di 5.226 MMT. ICCO juga memperkirakan pasar kakao global menjadi defisit – 181,000 MT dari surplus 215,000 di 2020/21.

Analisa tehnikal untuk kakao support pertama di $2,460 dan berikut di $2,370 sedangkan resistant pertama di $2,570 dan berikut di $2,650.

( vibiznews )

Most Popular

Harga Kakao Turun ke Terendah 11 Bulan

Harga kakao pada penutupan pasar hari Kamis turun. Penurunan harga selama seminggu. Harga kakao pada hari Kamis di New York turun ke terendah 11...

Forex Eropa EURUSD 1 Juli: Sentimen Masih Bearish

Di tengah perdagangan forex sesi Eropa Jumat (1/7/2022) posisi euro dalam pair EURUSD masih bergerak bearish di area support harian secara teknikal. Selain oleh...

Harga Minyak WTI Lanjutkan Penurunan, Brent Cetak Gain Mingguan

Harga minyak mentah dunia beranjak naik di pasar komoditas sesi Eropa hari Jumat (1/7/2022) dan masuki area resisten harian secara teknikal.  Terpantau  harga minyak...

Harga Emas Awal Juli Semakin Murah, Terendah dalam 5 Bulan

Harga emas terpantau semakin murah pada perdagangan sesi Eropa hari Jumat (1/7/2022) yang telah menembus posisi support kuat secara teknikal. Harga emas meluncur untuk...

Recent Comments