Friday, January 28, 2022
Home Berita Komoditas Harga Kakao di New York Naik Ke Harga Tertinggi 3 Minggu

Harga Kakao di New York Naik Ke Harga Tertinggi 3 Minggu

Harga kakao pada penutupan pasar hari Kamis mixed dengan harga kakao naik ke harga tertinggi 3 minggu di New York dan harga kakao di London turun karena indeks dolar menguat ke kurs tertinggi 3 minggu

Harga kakao Maret di ICE New York naik $1 (0.04%) menjadi $2,547 per ton dan harga kakao Maret di ICE London turun 0.175.

Harga kakao di New York naik ke harga tertinggi 3 minggu karena tanda-tanda bahwa permintaan kakao untuk diproses naik 6.2% dari tahun lalu menjadi 52,580 MT menurut Gepex, group eksportir kakao dari 6 negara penghasil kakao terbesar.

Harga kakao di London turun dari harga tertingginya karena indeks dolar AS menguat ke kurs tertinggi 3 minggu. Menguatnya kurs pound membuat harga kakao turun.

Harga kakao bergerak naik pada minggu ini karena persediaan berkurang di Ivory Coast setelah pemerintah Ivory Coast melaporkan petani di Ivory Coast mengirimkan kakao ke pelabuhan sebesar 865,887 MT dari tanggal 1Oktober – 12 Desember turun 10.4% dari tahun lalu pada periode yang sama.

Optimisme permintaan coklat meningkat setelah Barry Callebaut AG, prosesor terbesar di dunia, mengatakan pada 10 Nopember bahwa permintaan coklat global sampai Agustus 2021 meningkat lebih tinggi dari sebelum pandemi naik +1.8% dari tahun lalu.

Pada 6 Oktober the Ghana Cocoa Board memperkirakan hasil panen Ghana 2021/22 sebesar 950,000 MT turun 5.6% dari tahun lalu dari 1.06 MMT perkiraan panen 2020/21.

Persediaan kakao di AS berkurang membuat harga naik setelah persediaan kakao AS dalam pengawasan ICE pada hari Kamis turun ke jumlah terendah 7 1/2 bulan turun dari rekor tertingginya di 5.86 juta kantong (data dari 1999) pada 30 Juni dan juga persediaan kakao Uni Eropa turun ke jumlah terendah 8 1/2 bulan pada hari 12 Oktober. Persediaan kakao dalam pengawasan ICE pada hari Kamis sebesar 4.835 juta kantong.

Kekhawatiran akan penyebaran virus covid varian omicron akan membuat lockdown terjadi kembali sehingga pembatasan perjalananan membuat permintaan kakao akan berkurang.

Kondisi di area penanaman di Afrika Barat sangat ideal untuk pertumbuhan tanaman kakao, hasil survey petani kakao di Ivory Coast dan Ghana sangat optimis tentang tanaman kakao mereka karena cuaca ideal dan curah hujan yang cukup di Afrika Barat membuat panen akan berhasil pada panen pertengahan tahun.

Pada 31 Agustus the International Cocoa Organization (ICCO) menaikkan perkiraan produksi kakao global 2020/21 sebesar 5.14 MMT dari perkiraan sebelumnya 5.02 MMT dan pada hari Selasa lalu surplus global 2020/21 diperkirakan menjadi 212,000 MT dari perkiraan sebelumnya sebesar 230,000 MT.

Analisa tehnikal untuk kakao support pertama di $2,500 dan berikut di $2,420 sedangkan resistant pertama di $2,550 dan berikut di $2,650.

( vibiznews )

Most Popular

Rekomendasi Emas 28 Januari 2022: Meneruskan Penurunan dengan Bagusnya Data Ekonomi AS

Harga emas terus turun pada awal perdagangan sesi AS hari Kamis ditengah munculnya hasil pertemuan FOMC dari the Fed yang lebih hawkish...

Rekomendasi GBP/USD 28 Januari 2022: Terus Dalam Tekanan Bearish Karena Naiknya USD

GBP/USD terus berada dalam tekanan bearish pada hari Kamis dan diperdagangkan di level 1.3385 setelah munculnya data ekonomi AS yang umumnya bagus....

Rekomendasi EUR/USD 28 Januari 2022: Memperpanjang Penuruanan karena Bagusnya Data AS

EUR/USD terus turun pada awal perdagangan sesi AS dan diperdagangkan di level terendahnya sejak Juni 2020 di sekitar 1.1153, karena data ekonomi...

Rupiah Kamis Ditutup Melemah ke Rp14.386/USD; Dollar di Eropa Rally 4 Hari, Rilis the Fed Hawkish

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (27/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, menambah sedikit loss sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments