Wednesday, August 10, 2022
Home Berita Komoditas Harga Jagung Naik Produksi Etanol Naik

Harga Jagung Naik Produksi Etanol Naik

Harga jagung naik pada penutupan pasar hari Rabu. 

Beberapa faktor yang mempengaruhi pergerakan harga jagung : 

  • Laporan EIA produksi etanol naik. 
  • Faktor cuaca masih menjadi perhatian dimana perkebunan jagung sebelah barat panas dan kering, sedangkan di sebelah Timur sudah membaik.  
  • Cina menghentikan impor biji-bijian  dari AS karena kunjungan Pelosi ke Taiwan, – Kekhawatiran akan resesi akan mengurangi permintaan. 
  • Ukraina sudah mempersiapkan 20 kapal untuk membawa biji-bijian Ukraina dari Laut Hitam. 1 kapal sudah dikirim ke Lebanon melewati Turki. 17 kapal lagi sudah dimuat tinggal berjalan.  
  • Pasar menantikan Laporan Bulanan Perkiraan Persediaan Permintaan WASDE pada minggu depan. 

Harga jagung Desember di CBOT naik 2 sen (0.34%) menjadi $5.9625 per bushel.  

Sementara menunggu Laporan Penjualan Ekspor mingguan dengan perkiraan antara 0 – 300k MT jagung  dari persediaan lama sampai 28 Juli. Dari persediaan baru antara 100k –400kMT 

Laporan progress pertumbuhan tanaman 80% jagung sudah berbunga sampai 31 Juli. Naik dari 62% dari minggu lalu dan masih 5% dibawah rata-rata. Tanaman sudah berbuah 26% dibawah rata-rata 31%.  

Laporan pengiriman ekspor mingguan dari USDA sebesar 856,938 MT jagung sudah dikirim sampai 28 Juli. Naik dari 754k MT dari minggu lalu tetapi masih dibawah 1.47 MMT di tahun lalu pada minggu yang sama. Negara tujuan terbesar Cina setengah dari total.  

Total Ekspor 51.926 MMT sampai 28 Juli. Turun dibanding tahun lalu 63MMT.  

Laporan jagung digiling untuk dibuat etanol   bulan Juni 441.95 mbu   turun 1% dari bulan sebelumnya, tetapi naik dari 4.34 mbu di Juni 2021.  Produksi DDGS (Distillery Dry Grain Soluble) bahan pembuat etanol,  selama bulan Juni naik 1.919 juta ton naik dari 1.89 juta ton di bulan lalu. 

Laporan EIA produksi  etanol rata-rata  1.043 juta barel per hari. Naik dari 1.021 juta bpd pada minggu lalu ke tertinggi 4 minggu. Persediaan etanol sebesar 23.394 juta barel naik dari 23.328 juta barel pada minggu lalu.   

Stone X mengurangi perkiraan hasil jagung menjadi 176 bpa masih dibawah perkiraan USDA 177 bpa. Perkiraan analis lagi 174 bpa.  

Barchart memperkirakan produksi jagung naik 11 mbu menjadi 14.682 bbu. Hasil jagung naik  0.34 bpa menjadi 177.81 bpa. 

Kapal yang pertama dikirim membawa jagung 26,527 MT dari Ukraina melalui Turki. Sudah tiba di  Turki sedang berjalan ke  Lebanon. Laporan dari Ukraina sudah ada 17 kapal yang sudah dimuat biji-bijian dan menunggu untuk dikirim.  

Taiwan MFG memesan 65k MT jagung.  

Brazil Ag Rural melaporkan panen jagung ke dua sudah selesai 73% di Region Tengah dan Selatan. 

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support $5.81 dan berikut $5.62. Resistant pertama $6.12 berikut $6.32. 

( vibiznews )

Most Popular

Circle Bekukan Alamat Tornado Cash yang Masuk Blacklist

Agregator data kripto Dune Analytics mengatakan bahwa, pada hari Senin, Circle, penerbit stablecoin USD Coin (USDC), membekukan dana senilai lebih dari 75.000 USDC yang...

Reserve Bank of Australia Akan Mengeksplorasi Kasus Penggunaan untuk CBDC

Reserve Bank of Australia mempertimbangkan perlombaan mata uang digital bank sentral (CBDCs) untuk mengeksplorasi kasus penggunaan CBDC di negara tersebut. Ini akan berkolaborasi dengan...

Rupiah Rabu Siang Melemah ke Rp14.872/USD; Koreksi Paska 2 Hari Rally

Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (10/8), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah sedikit loss sesi paginya, sementara dollar AS di...

Harga Tembaga Naik ke Tertinggi 1 bulan

Harga tembaga naik ke tertinggi 1 bulan pada hari Selasa. Permintaan meningkat dan melemahnya dolar AS.   Harga tembaga di London Metal Exchange naik 0.3 %...

Recent Comments