Wednesday, June 16, 2021
Home Berita Komoditas Harga Jagung Naik Karena Meningkatnya Ekspor Mingguan

Harga Jagung Naik Karena Meningkatnya Ekspor Mingguan

Harga jagung naik pada penutupan pasar hari Kamis setelah Laporan Ekspor Mingguan, dan terjadi kenaikan ekspor mingguan untuk yang ke empat kalinya pada tahun marketing ini.

Harga jagung Maret di CBOT naik 5.25 sen menjadi $4.3250 per bushel.

Laporan ekspor mingguan untuk jagung dari USDA jumlah yang dipesan sebesar 1.924 MMT sampai 10 Desember, jumlah ini merupakan jumlah terbesar mingguan yang ke empat pada tahun marketing ini. Negara pembeli terbesar jagung AS adalah Mexico dan Cina, Jepang dan Taiwan juga membeli 100k MT.  Jepang memesan 10,033 MT jagung untuk 2020/21

BAGE melaporkan tanaman jagung yang sudah ditanam di Argentina sebesar 55.4% turun dari rata-rata 5 tahun sebesar 61.2%. Tanaman jagung yang sudah bertumbuh sebesar 4.8% masih dibawah rata-rata 15%.

Hujan turun di Argentina dan Brazil pada minggu ini, hujan turun hampir setiap hari, sehingga tanah yang kering akan menjadi lembab apabila hujan terus turun setiap hari selama dua minggu.

Tetapi tidak ada seorangpun yang dapat mengatur hujan, Di Selatan Brazil dan Argentina turun hujan namun sekarang cuaca kering lagi. Kekeringan masih berlanjut sekalipun hujan sudah turun di Brazil dan Argentina, karena pola cuaca masih kering. Kekeringan ini menjadi masalah serius di Amerika Selatan bagi panen jagung yang pertama dan panen jagung berikut bermasalah karena keterlambatan penanaman. Penundaan penanaman kedelai memberi efek penundaan penanaman jagung. Petani lebih memilih tidak menanam apabila penanaman dilakukan terlambat karena hujan akan berhenti pada waktu menjelang panen sehingga mempengaruhi hasilnya.

EIA melaporkan persediaan etanol meningkat pada minggu ini naik 867,000 barel menjadi 22.95M barels, jumlah persediaan selalu tinggi selama pandemi covid karena permintaan berkurang, sementara produksi terus turun 34,000 barel perday menjadi 957,000 barel perday

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama di $4.24 dan berikut ke $4.18 sedangkan resistant pertama di $4.30 dan berikut ke $4.36.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Harga Karet Tocom 16 Juni 2021 Masih Tertekan, Karet SHFE Rebound

Harga karet di bursa komoditas internasional masih tertekan pada hari Rabu (16/6/2021), terkecuali perdagangan di bursa SHFE yang alami penguatan. Harga karet...

Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia Mei 2021 kembali surplus sebesar 2,36 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan surplus...

Harga Gula Turun ke Harga Terendah 2 1/2 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Selasa turun untuk ke empat hari berturut -turut sehingga harga gula di New York turun ke...

Rupiah Rabu Siang Masih Terkoreksi ke Rp14.255/USD; Dollar di Asia Flat Menjelang the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (16/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau masih melemah di hari ketiganya, stabil dari sesi...

Recent Comments