Friday, July 1, 2022
Home Berita Komoditas Harga Jagung Mingguan Naik, Penanaman Jagung Berlangsung Lambat karena Cuaca

Harga Jagung Mingguan Naik, Penanaman Jagung Berlangsung Lambat karena Cuaca

Harga jagung pada akhir minggu ditutup tidak berubah dan sempat naik ke harga tertinggi harian baru di $8.450 namun kemudian profit taking di akhir minggu sehingga ditutup harga tidak berubah.

Harga jagung selama minggu terakhir bulan April naik 1.72% karena lambatnya penanaman pada minggu ini, dan meningkatnya ekspor . Indeks dolar melemah pada hari Jumat dari kurs tertinggi 20 tahun pada hari Kamis sehingga menaikkan harga komoditas biji-bijian membuat harga jagung naik.

Harga minyak mentah naik ke harga tertinggi baru pada hari Jumat sehingga meningkatkan harga etanol, membuat permintaan jagung yang digiling naik untuk pembuatan etanol sehingga persediaan kurang.

Namun ada resiko permintaan, inflasi meningkat dan penyebaran virus covid yang tinggi di Cina memperlambat pertumbuhan ekonomi Cina.

Geopolitik dan risiko cuaca ekstrim masih membuat kekhawatiran di pasar biji-bijian.

Perkiraan cuaca di ladang jagung AS pada minggu depan, membuat kekhawatiran penundaan penanaman biji-bijian

Harga jagung Juli di CBOT tidak berubah di $8.1350 per bushel.

Laporan mingguan di Pasar Etanol, harga etanol naik $2.64 menjadi $2.83 dan harga minyak jagung antara 82 –83.63 sen naik pada minggu ini dibanding 80 –81.14 sen pada minggu lalu.

Laporan Penjualan Ekspor Mingguan 866,755 MT jagung dipesan sampai 21 April masih dibawah perkiraan. Negara pembeli terbesar Cina sebesar 729k MT, dengan 735k MT sudah diumumkan sebelumnya.

Pada laporan ekspor harian ada pesanan dari Cina 1,088 MMT yang dibagi 476k MT dari persediaa lama dan 612k MT untuk pengiriman 2022/23.

Dari persediaan baru maka ekspor sebesar 843,440 MT jagung sudah dipesan sehingga total penjualan forward 2022/23 4.2 MMT sampai 21 April naik 56% dari tahun lalu.

Jagung yang dikirim sampai 21 April sebesar 1.562 MMT naik 30% dari minggu lalu tapi masih turun 19% dari tahun lalu pada minggu yang sama. Akumulasi ekspor sebesar 38.132 MMT atau 1.501 bbu.

Untuk sama dengan perkiraan USDA sebesar 2.85 bbu, ekspor harus rata-rata 1.8 MMT atau 70.9 mbu per minggu.

SovEcon memperkirakan area jagung naik 200k HA menjadi 4.4 juta HA di Ukraina. France Agri Mer memperkirakan penanaman jagung di Perancis sudah selesai 60%, naik dari 32% pada minggu lalu, masih lebih lambat dari rata-rata 69%. The European Commission memperkirakan hasil jagung Uni Eropa menjadi 73.4 MMT untuk tahun 2022/23 turun dari 74 MMT.

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama di $8.10 dan berikut ke $7.81 sedangkan resistant pertama di $8.22 dan berikut ke $8.34.

( vibiznews )

Most Popular

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru menunjukkan belanja konsumen AS naik kurang dari...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+ mengatakan akan tetap pada rencana kenaikan produksi...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang lebih rendah berarti jumlah koin keseluruhan bertambah. Kembali...

Coinbase ingin Ekspansi ke Eropa di tengah Crypto Winter

Coinbase memperluas operasinya ke berbagai negara di Eropa di tengah “crypto winter.” Meskipun memberhentikan banyak karyawan dan membatalkan tawaran pekerjaan, wakil presiden Coinbase Nana...

Recent Comments