Thursday, October 28, 2021
Home Berita Komoditas Harga Jagung Masih Naik Setelah Laporan WASDE

Harga Jagung Masih Naik Setelah Laporan WASDE

Harga jagung pada penutupan pasar hari Selasa masih naik setelah Laporan Bulanan Perkiraan Persediaan dan Permintaan WASDE

Harga jagung Desember naik 7.75 sen (1.45%) menjadi $5.4075 per bushel.

Perkiraan persediaan dan permintaan jagung AS pada Laporan WASDE hari Senin 12 Juli. Untuk persediaan jagung awal di AS diturunkan 150 juta bushel karena meningkatnya penggunaan jagung untuk etanol dan meningkatnya ekspor.

Penggunaan jagung untuk etanol dinaikkan 75 juta bushel, Kembali ke produksi sebelum covid-19. Ekspor juga dinaikkan 75 juta bushel, dari data export inspection di bulan Mei.
Dengan tidak adanya perubahan di 2021/22 persediaan akhir diturunkan 150 juta bushel.

Laporan Bulanan Perkiraan Persediaan dan Permintaan WASDE mengatakan bahwa pangsa pasar jagung AS sebesar 32% naik dari 31.5% dari bulan juni, namun turun dari 2020/21 sebesar 39.5%.

Laporan Bulanan Persediaan dan Permintaan WASDE untuk perkiraan bulan Juli USDA menaikkan perkiraan hasil jagung global sehingga perkiraan persediaan meningkat diatas rata-rata menjadi 291.18 MMT. Hasil Brazil yang sedang panen dikurangi 5.5 MMT menjadi 93 MMT, sedangkan perkiraan rata-rata sebesar 91.7 MMT. Hasil panen Argentina naik sesuai perkiraan 48.5 MMT.

Permintaan jagung AS masih baik karena penurunan panen di Brazil, Laporan USDA pada hari Senin menurunkan perkiraan produksi jagung Brazil di 2020/21 menjadi 93 juta ton dari 98.5 juta ton pada bulan sebelumnya.

USDA juga menurunkan perkiraan hasil panen dari perkiraan sekarang 179.5 bushel per are sehingga produksi jagung akan berkurang.

NASS melaporkan pada hari Senin bahwa tanaman jagung telah berbunga 26%, lebih lambat dari rata-rata 30%. Tanaman jagung sudah berbunga 3% sampai 11 Juli.

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama di $5.21 dan berikut ke $5.16 sedangkan resistant pertama di $5.50 dan berikut ke $5.55.

( vibiznews )

Most Popular

Rupiah Rabu Siang Melemah ke Rp14.182/USD; Dollar di Asia Bergerak Tipis, Ekspektasi Tapering

Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (26/10), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, mengurangi sebagian loss sesi paginya, sementara dollar...

Minyak Turun Setelah Adanya Penumpukan dalam Persediaan

Harga minyak turun menyusul kenaikan lebih besar dari perkiraan dalam stok minyak mentah dan persediaan bahan bakar di AS

Dolar Naik di Pasar yang Stabil Sebelum Pertemuan Bank Sentral

Dolar AS naik tipis pada hari Selasa dalam perdagangan kisaran sempit karena pasar menunggu berita dari pertemuan bank sentral mendatang yang mungkin...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 27 Oktober 2021

Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang menarik.

Recent Comments