Sunday, September 25, 2022
Home Berita Komoditas Harga Jagung, Kedelai, Gandum Turun Tutup Kamis

Harga Jagung, Kedelai, Gandum Turun Tutup Kamis

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 1 September   2022 .  Harga  gandum, kedelai dan jagung  semua turun. Laporan Penjualan Ekspor Mingguan baru dilaporkan kembali pada 15 September dengan sistem baru. 

Menguatnya indeks dolar AS ke kurs tertinggi 20 tahun menyebabkan turunnya harga komoditas.  

https://www.vibiznews.com/2022/09/02/rekomendasi-gbp-usd-2-september-2022-turun-karena-menguatnya-usd-sentimen-risk-off/

Harga minyak mentah turun    membuat harga jagung dan kedelai   turun.   

Harga jagung  turun, mengikuti harga minyak mentah, Harga kedelai turun mengikuti penurunan harga minyak mentah. Harga gandum turun menguatnya indeks dolar AS 

Harga pada Penutupan Pasar pada  hari Kamis untuk Biji-bijian:  

Jagung 

Harga jagung Desember di CBOT turun 12.50 sen (1.86%) menjadi $6.58 per bushel.  

Harga jagung turun pada penutupan pasar hari Kamis. NASS melaporkan jagung yang digiling pada bulan Juli sebesar 445.723 mbu. Naik 1.6 mbu dari bulan lalu . Turun dari 450.321 mbu di Juli 2021. 

Harga minyak mentah turun kembali ke harga $80 per barel ke harga terendah pertengahan Agustus  

StoneX memperkirakan rata-rata hasil jagung 173.2 bpa.  

Kedelai  

Harga kedelai Nopember di CBOT turun 27.75 sen (1.95%) menjadi $13.9475 per bushel. Harga soymeal Desember naik 20 sen (0.05%) menjadi $415.30 per ton. Harga minyak kedelai Desember turun $3.89 (5.76%) menjadi $63.59.  

Harga kedelai turun pada penutupan pasar hari Kamis. StoneX memperkirakan rata-rata hasil kedelai sebesar 51.8 bpa. 

Laporan Fats and Oils dari NASS kedelai yang diproses 181.3 mbu di bulan Juli naik 9% dari Juli 2021 dan naik dari 174.06 mbu di bulan Juni. Analis memperkirakan rata-rata 180.5 mbu kedelai digiling. Persediaan minyak kedelai sebesar 2.228 milyar lbs turun dari 2.315 milyar di bulan Juni. 

Gandum  

Harga gandum Desember di CBOT turun 37.25 sen (4.48%) menjadi $7.9425 per bushel. 

Harga gandum turun pada penutupan pasar hari Kamis. Laporan penjualan ekspor baru ada kembali 15 September dengan sistem baru.  

Menguatnya dolar AS membuat harga gandum AS lebih mahal, sehingga para pedagang membeli dari negara di luar AS. Ukraina masih terus mengekspor gandum dari pelabuhan di laut hitam.

( vibiznews )

Most Popular

Rupiah Jumat Ditutup Melemah ke Rp15.037/USD; Dollar di Eropa Perkasa 2 Dekade Lebih Tertingginya

Dalam pergerakan pasar uang akhir pekan Jumat sore ini (23/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau ditutup melemah di hari keenamnya, menambah sedikit loss...

Harga Gula Naik Ke Tertinggi 1 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Kamis naik. Harga gula di New York naik tertinggi 1 minggu. Naiknya harga minyak mentah pada hari Kamis...

Harga Kedelai Turun, Indeks Dolar AS Menguat

Harga kedelai pada hari Kamis turun karena menguatnya indeks dolar AS. Penjualan pada minggu lalu turun karena harga kedelai dari luar AS lebih murah.  Menguatnya...

Stabilitas Nilai Tukar Rupiah Tetap Terjaga Di Tengah Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

Saat menyampaikan keputusan Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan BI7DRR, Gubernur BI menyampaikan juga beberapa hal penting. Stabilitas nilai tukar Rupiah tetap...

Recent Comments