Wednesday, June 23, 2021
Home Berita Komoditas Harga Gula Turun Karena Permintaan Turun Akibat Lockdown di Brazil

Harga Gula Turun Karena Permintaan Turun Akibat Lockdown di Brazil

Harga gula pada penutupan pasar hari Rabu turun sedikit, karena permintaan gula menurun akibat pandemi covid mengakibatkan lockdown di Brazil.

Harga gula Mei di ICE New York turun 2 sen (0.13%) menjadi $15.14 dan harga gula Mei di ICE London turun 0.89%.

Harga gula pada penutupan pasar hari Rabu turun sedikit . Harga gula pada hari Rabu awalnya sempat naik ke harga tertinggi 1 ½ minggu karena menguatnya Real Brazil ke kurs tertinggi 2 minggu, tapi pada akhir pasar real Brazil kembali melemah 0.29%, sehingga terjadi likuidasi posisi menjelang pasar berakhir, membuat harga pada penutupan pasar menjadi turun.

Harga gula mengalami penurunan karena pandemi covid berlangsung di Brazil, membuat pemerintah Brazil melakukan lockdown, akibatnya permintaan akan bensin menurun membuat produksi etanol juga turun. Pabrik penggilingan tebu lebih banyak membuat gula dibanding etanol sehingga persediaan gula naik. Rekor kematian akibat covid di Brazil sebanyak 4,195 pada hari Selasa.

Harga gula juga turun karena permintaan yang turun di Eropa akibat pandemi covid gelombang ke -3 di Perancis, Jerman dan Italy, sehingga negara melakukan lockdown yang membuat penurunan pertumbuhan ekonomi dan permintaan komoditas.

Pada hari Kamis lalu harga gula turun, karena berita produksi gula di Bulan Oktober – Maret naik 19% dari tahun lalu menjadi 27.76 MMT dari 23.3 MMT pada tahun lalu.

The India Sugar Trade Association ( ISMA) mengatakan bahwa pada tahun ini yang hanya 4.5 -4.6 MMT kontrak ekspor, dibawah target pemerintah 6 MMT, karena kekurangan container.

The Thailand Office of Cane & Sugar Board melaporkan pada 17 Maret bahwa produksi gula Thailand di 2020/21 dari 10 Desember – 15 Maret turun 8.2% dari tahun lalu menjadi 7.5 MMT.

Produksi gula global diperkirakan naik menurut Unica pada 9 Maret bahwa produksi gula di Brazil dari Oktober – Februari naik 44% dari tahun lalu menjadi 38.235 MMT, persentasi tebu yang dibuat gula meningkat menjadi 46.19% di 2020/21 dari 34.46% di 2019/20.

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $14.90 kemudian ke $14.70 sedangkan resistant pertama $15.30 dan berikut ke $15.60.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Harga Gula Turun ke Harga Terendah 2 1/4 Bulan

Harga gula pada penutupan hari Selasa turun harga gula London turun ke terendah 2 1/4 bulan, karena curah hujan meningkat di Brazil.Harga...

Rupiah Rabu Ditutup Melemah ke Rp14.432/USD; Dollar di Eropa Agak Flat, Pernyataan the Fed

Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Rabu sore ini (23/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, dengan mengurangi loss sesi siangnya,...

Harga Karet Tocom Rebound dari Pelemahan 4 Sesi, SHFE Melompat ke Tertinggi 2 Pekan

Setelah tertekan selama 4 sesi berturut, harga karet Tocom rebound dari posisi terendah 2 bulan pada perdagangan hari Rabu (23/6/2021), demikian dengan...

Rupiah Rabu Siang Melemah ke Rp14.445/USD; Dollar di Asia Melanjutkan Rebound

Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Rabu siang ini (23/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss sesi paginya, sementara...

Recent Comments