Thursday, October 28, 2021
Home Berita Komoditas Harga Gula Turun Karena Melemahnya Real Brazil

Harga Gula Turun Karena Melemahnya Real Brazil

Harga gula pada penutupan pasar hari Senin turun, dengan harga gula di New York turun ke harga terendah 2 minggu karena melemahnya real Brazil terhadap dolar ke kurs terendah 1 bulan.

Harga gula Oktober di ICE New York turun 37 sen (1.94%) menjadi $18.73 dan harga gula Desember di ICE London turun 0.38%.

Real Brazil pada hari Senin melemah 0.81% ke kurs terendah 1 bulan, melemahnya kurs Brazil menyebabkan harga gula Brazil menjadi murah bagi pembeli luar Brazil sehingga ekspor meningkat.

Data pada dari Unica pada hari Senin membuat harga gula naik produksi gula di Pusat dan Selatan Brazil di 2021/22 pada pertengahan pertama September turun 20.5% dari tahun lalu menjadi 2.548 MMT penurunan terbesar lebih dari perkiraan sebesar 2.650 MMT. Persentase dari tebu yang digiling menjadi etanol pada pertengahan pertama September naik 55.06% dari 53.85% tahun lalu.

Harga gula di New York sempat naik ke harga tertinggi 4 ½ tahun dan harga gula di London juga naik ke harga tertinggi 4 ½ tahun pada hari Rabu lalu, karena kekhawatiran akan kerusakan tanaman tebu akibat cuaca beku dan kekeringan.

The International Sugar Organization pada 27 Agustus menaikkan defisit gula untuk 2021/22 menjadi defisit 3.83 MMT dari perkiraan Mei sebesar defisit 2.65 MMT setelah cuaca beku pada bulan lalu merusak tanaman tebu di Brazil.

Harga etanol yang tinggi di Brazil membuat harga gula tinggi setelah harga etanol Brazil mencapai rekor tertinggi di 3. 2999 real/liter pada hari Jumat lalu. Dengan naiknya harga etanol membuat pabrik penggilingan tebu lebih memilih untuk memproduksi etanol daripada membuat gula.

Pada 8 September harga gula sudah mengalami tekanan karena the Thailand Sugar Millers Corp memperkirakan produksi gula Thailand di 2021/22 naik 44% dari tahun lalu menjadi 11 MMT karena curah hujan yang baik sehingga membuat tanaman subur. Thailand negara eksportir gula terbesar ke dua di dunia.

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $ 18.50 kemudian ke $ 18.30 sedangkan resistant pertama di $20.30 dan berikut ke $20.50

( vibiznews )

Most Popular

Rupiah Rabu Siang Melemah ke Rp14.182/USD; Dollar di Asia Bergerak Tipis, Ekspektasi Tapering

Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (26/10), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, mengurangi sebagian loss sesi paginya, sementara dollar...

Minyak Turun Setelah Adanya Penumpukan dalam Persediaan

Harga minyak turun menyusul kenaikan lebih besar dari perkiraan dalam stok minyak mentah dan persediaan bahan bakar di AS

Dolar Naik di Pasar yang Stabil Sebelum Pertemuan Bank Sentral

Dolar AS naik tipis pada hari Selasa dalam perdagangan kisaran sempit karena pasar menunggu berita dari pertemuan bank sentral mendatang yang mungkin...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 27 Oktober 2021

Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang menarik.

Recent Comments