Friday, January 28, 2022
Home Berita Komoditas Harga Gula Masih Di Harga Tertinggi 3 1/2 Minggu

Harga Gula Masih Di Harga Tertinggi 3 1/2 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Selasa mixed, turun sedikit dari harga tertinggi 3 ½ minggu.

Harga gula Maret di New York turun 2 sen (0.10%) menjadi $19.90 dan harga gula Desember naik 0.10%.

Harga gula mencapai harga tertinggi 3 ½ minggu setelah harga etanol naik mencapai rekor ke harga tertinggi di 3.918 real/liter pada Jumat. Dengan naiknya harga etanol membuat pabrik penggilingan tebu lebih memilih untuk memproduksi etanol daripada membuat gula.

Pada 26 Oktober Unica mengumumkan produksi gula di Brazil pada pertengahan pertama turun 56% dari tahun lalu menjadi 1.146 MMT. Sebesar 60.9% tebu yang digiling untuk membuat etanol pada pertengahan pertama Oktober, naik dari 54.7% pada tahun lalu, sehingga tanda bahwa produksi gula turun.

Pada 11 Oktober harga gula naik ke harga tertinggi 4 ½ tahun. Harga gula naik karena terjadinya kerusakan karena beku dan kekeringan,The International Sugar Organization pada 27 Agustus menaikkan defisit gula untuk 2021/22 menjadi defisit 3.83 MMT dari perkiraan Mei sebesar defisit 2.65 MMT setelah cuaca beku pada bulan Juli merusak tanaman tebu di Brazil.

Faktor yang akan meningkatkan harga gula adalah musim La Nina yang akan melanda daerah ekuator di Pacific. US Climate Prediction Center pada hari Kamis mengatakan bahwa Pola cuaca la Nina telah nampak sehingga harus berhati-hati terutama di daerah Laut Pasific dan akan berlangsung paling lambat Februari dan meneruskan cuaca kering di Amerika Selatan.

Faktor yang membuat harga gula turun adalah meningkatnya ekspor gula India, negara produsen gula ke dua di dunia. The Indian Sugar Mills Association pada 15 Oktober memperkirakan ekspor gula India sebesar 6 MMT di 2021/22 walaupun turun 15% dari tahun lalu dari 7.1 MMT di 2020/21.

Pada 8 September harga gula sudah mengalami tekanan karena the Thailand Sugar Millers Corp memperkirakan produksi gula Thailand di 2021/22 naik 44% dari tahun lalu menjadi 11 MMT karena curah hujan yang baik sehingga membuat tanaman subur. Thailand negara eksportir gula terbesar ke dua di dunia.

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $ 19.80 kemudian ke $ 19.20 sedangkan resistant pertama di $ 20.20 dan berikut ke $20.60

( vibiznews )

Most Popular

Rekomendasi Emas 28 Januari 2022: Meneruskan Penurunan dengan Bagusnya Data Ekonomi AS

Harga emas terus turun pada awal perdagangan sesi AS hari Kamis ditengah munculnya hasil pertemuan FOMC dari the Fed yang lebih hawkish...

Rekomendasi GBP/USD 28 Januari 2022: Terus Dalam Tekanan Bearish Karena Naiknya USD

GBP/USD terus berada dalam tekanan bearish pada hari Kamis dan diperdagangkan di level 1.3385 setelah munculnya data ekonomi AS yang umumnya bagus....

Rekomendasi EUR/USD 28 Januari 2022: Memperpanjang Penuruanan karena Bagusnya Data AS

EUR/USD terus turun pada awal perdagangan sesi AS dan diperdagangkan di level terendahnya sejak Juni 2020 di sekitar 1.1153, karena data ekonomi...

Rupiah Kamis Ditutup Melemah ke Rp14.386/USD; Dollar di Eropa Rally 4 Hari, Rilis the Fed Hawkish

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (27/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, menambah sedikit loss sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments