Friday, September 24, 2021
Home Berita Komoditas Harga Gula di New York Naik Ke Harga Tertinggi 5 Bulan

Harga Gula di New York Naik Ke Harga Tertinggi 5 Bulan

Harga gula pada penutupan pasar hari Senin mixed dengan harga gula di New York naik ke harga tertinggi 5 bulan dan harga gula di London turun karena menguatnya GBP/USD ke kurs tertinggi satu minggu.

Harga gula Oktober di ICE New York naik 25 sen (1.38%) menjadi $18.42 dan harga gula Oktober di ICE London turun 0.28%.

Harga gula di New York melanjutkan kenaikan karena cuaca beku di Brazil menurut Somar Meteorologia pada hari Senin suhu di Selatan Brazil dari 28 Juli -30 Juli akan turun sampai nol derajat celcius sehingga dapat membuat kerusakan di perkebunan tebu lebih banyak.

Harga gula sudah naik pada hari Jumat setelah Unica melaporkan akibat kerusakan dari pembekuan ini bisa besar. Perusahaan ini sedang memperkirakan seberapa besar kerusakan yang akan terjadi setelah pembekuan yang pertama pada bulan Juni lalu ketika kembali suhu dingin mnyerang perkebunan tebu kembali. Menurut Rural Clima di Selatan Minas di Brazil mengalami suhu udara terdingin dalam 27 tahun.

Sedangkan Harga gula di London turun karena menguatnya GBP/USD ke kurs tertinggi 1 minggu pada hari Senin, menguatnya GBP membuat harga gula turun.

Wilmar International pada Selasa lalu mengurangi perkiraan hasil dari gula Brazil di 2021/22 menjadi 510MMT dari perkiraan April 530 MMT terendah selama 10 tahun. Wilmar juga mengingatkan bahwa perkebunan tebu di Brazil hasilnya tidak memuaskan karena kekeringan panjang yang terjadi dan suhu dingin yang membekukan tanaman tebu.

Harga gula pada 4 Juni naik karena perkiraan the International Sugar Organization (ISO) untuk pasar gula global di 2021/22 defisit 2.7 MMT naik dari defisit 3.1 MMT pada 2020/21.

Pada 25 Mei lalu Conab memperkirakan produksi gula Brazil di 2021/22 akan turun 5.7% dari tahun lalu menjadi 38.9 MMT. Conab juga menurunkan produksi gula Brazil menjadi 41.3 MMT dari perkiraan Desember 41.8 MMT.

Pada 12 Juli Unica mengatakan produksi gula Brazil meningkat 5.6% dari tahun lalu pada pertengahan ke dua Juni menjadi 2.89 MMT dan India’s Sugar Mills Association pada 14 Juli memperkirakan produksi gula India di 2021/22 naik menjadi 31 MMT dari 30.9 MMT di 2020/21.

The Indian Sugar Mills Association pada 17 Juni melaporkan bahwa hasilgula India dari 1 Oktober – 15 Juni naik 13% dari tahun lalu menjadi 30.7 MMT dari 27.1 MMT dari tahun sebelumnya karena meningkatnya hasil dan meningkatnya penggilingan tebu.

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $17.80 kemudian ke $ 17.50 sedangkan resistant pertama di $18.50 dan berikut ke $18.80.

( vibiznews )

Most Popular

Dolar Menguat Krena Kesenjangan Kebijakan Melebar dan Ketakutan Evergrande

Dolar naik lebih tinggi terhadap mata uang pasar maju dan berkembang pada hari Jumat, karena gelombang kehati-hatian baru menghantam pasar global setelah...

Ripple Membantu Bhutan Mengujicoba CBDC

Otoritas Moneter Kerajaan Bhutan bermitra dengan Ripple untuk menguji coba mata uang digital bank sentral di kerajaan pegunungan. Dalam...

Robinhood: Fitur Dompet Kripto Hadir di Aplikasi Mulai Oktober

Aplikasi perdagangan Robinhood telah membuka daftar tunggu untuk menguji dompet kripto bagi pengguna untuk menyimpan token mereka. Menurut posting...

Dogecoin Lebih Populer dari Sebelumnya. Ada Apa?

Kekuatan meme Dogecoin kuat meskipun tingkat transaksi DOGE mencapai titik terendah sejak 2017. Beberapa perusahaan telah membuat permainan adopsi...

Recent Comments